Keluarga Korban Pembunuhan Berantai Asal Garut Akui Baru Tahu Siti Dibunuh Wowon CS

403

dutaPublik.com, GARUT – Keluarga korban pembunuhan berantai Wowon CS, atas nama siti fatimah diketahui warga kampung Sawah Gunung, Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng Garut Jawa Barat.

Kaka ipar korban, Cucu Supriatna, membeberkan kronologis awal ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui merupapakan TKW yang bekerja di arab saudi, pada tahun 2020 lalu korban pulang dari arab saudi namun bukannya pulang ke kampung halaman, korban justru malah pulang ke cianjur untuk menemui para pelaku.

Korban yang dijanjikan mendapatkan keuntungan berlipat ganda kemudian diarahkan ke beberapa tempat untuk mengambil uang.

Dalam perjalanan dari surabaya menuju lombok, korban kemudian didorong ke laut dari atas kapal hingga tewas.

Pihak keluarga sama sekali tidak mengetahui perjalanan Siti Fatimah bersama para pelaku, tahun 2020 lalu korban ditemukan dalam kondisi meninggal di pantai Bali setelah tenggelam.

Awalnya keluarga tidak mengetahui adiknya jadi korban pembunuhan, sehingga pihak keluarga langsung memakamkan korban.

“Kami hanya tau kalau Siti itu meninggal akibat kecelakaan kapal, tidak tahu kalau dia dibunuh, kapolsek Pakenjeng kemarin mendatangi kami dan menceritakan semuanya, ” ungkap Cucu kepada jurnalis dutapublik, com beberapa waktu lalu, 

Kaka kandung korban baru mengetahui adiknya jadi korban pembunuhan pada hari jum’at kemaren, setelah didatangi aparat kepolisian yang menyampaikan kronologis awal.

pihak keluarga pun masih tidak menyangka terkait peristiwa pembunuhan berantai yang melibatkan keluarganya.

rencananya polisi akan melakukan pembongkaran makam korban, untuk kepentingan penyelidikan. (MD).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *