dutapublik.com, Pontianak – Dewan Koordinasi Nasional Jaringan Muda Ketahanan Nasional (DKN JAMTANAS) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Pelatihan Wawasan Nusantara dan Penguatan Ideologi Pancasila Tahun 2023 dengan tema “Pembudayaan Nilai-nilai Pancasila di Tengah Era Global pada Kalangan Pemuda” bertempat di Aula Kanwil Kemenag Kalimantan Barat. (25/2).
Turut hadir dalam Kegiatan ini Badan Intelijen Daerah Kalimantan Barat yang dihadiri oleh Kabag Ops Binda Kalbar bapak Kolonel CPL Suwadi, SE, ME., Pengurus DKN JAMTANAS, Sahabat Nofry Angga S.Hum, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak Bapak Rizal, S. Sos, Sahabat Ahmad Syahril Ishaq Pendiri Rumah Sahabat Indonesia serta para peserta pelatihan meliputi Organisasi Kepemudaan, Kemahasiswaan, Karang Taruna dan beberapa Siswa Sekolah Menengah Atas.
M. Wahid Hasyim selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan pentingnya Pelatihan Wawasan Nusantara ini agar peserta pelatihan bisa menjadi kader pemuda yang bergerak dalam rangka pembinaan dan penguatan ideologi Pancasila di tengah-tengah masyarakat.
Nofry Angga, S.Hum., selaku perwakilan dari Pengurus DKN JAMTANAS menyampaikan bahwa JAMTANAS adalah Organisasi Jaringan Muda Ketahanan Nasional (JAMTANAS) merupakan wadah perkumpulan Alumni Program Beasiswa Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada Program Studi Ketahanan Nasional Pasca Sarjana Universitas Indonesia yang dimaksudkan sebagai media, komunikasi, serta pengabdian masyarakat untuk menumbuh kembangkan wawasan kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme dalam rangka mendayagunakan segenap sumber daya pemuda untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Acara ini pun dibuka oleh Kabag Ops Binda Kalbar Kolonel CPL Suwadi, SE., ME., Selaku perwakilan dari Badan Intelijen Daerah kalimantan Barat menghaturkan bahwa pemuda harus senantiasa semangat dalam mengikuti pelatihan terlebih wawasan nusantara dan penguatan idiologi Pancasila agar tercipta persatuan, jika tercipta persatuan maka bangsa lain tidak akan berani menganggu negara Kesatuan Republik Indonesia.
Terakhir sesi penyampaian materi oleh narasumber yaitu Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak Bapak Rizal, S. Sos., Sahabat Ahmad Syahril Ishaq Pendiri Rumah Sahabat Indonesia dan berakhir dengan dialog interaktif antara peserta dan narasumber. (Pathol Kurib).


