dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Nina seorang ibu bersama kedua anaknya Aqilla (7) dan Dede (2) sedang tiduran di kasur yang kebetulan hanya beralaskan lantai tanpa menggunakan ranjang.
Kedua anaknya yang bernama Aqilla dan adiknya sedang asyik melihat video di hp yang dipegangnya.
Ketika sedang asyik menonton tiba-tiba Aqilla berdiri di atas kasur sambil melompat-lompat dan berteriak “panas..panas”. Sontak Nina kaget ketika melihat ada seekor ular yang tiba-tiba menggigit dengkul kaki kiri Aqiila. Secara spontan kedua anaknya digandeng keluar kamar, Kamis (8/6) sekitar pukul 19.30.
Sambil menggandeng kedua anaknya, Nina menoleh ke atas kasur dan nampak jelas seekor ular ikut turun dari atas kasur menuju pintu kamar.
Dengan kondisi yang tidak karuan, Nina langsung mengikat paha kiri Aqilla dengan seutas tali plastik yang ada di dekatnya. Ia pun segera membawa kedua anaknya keluar rumah.
Dalam keadaan kebingungan yang teramat sangat, ia berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Pada malam itu, kebetulan suaminya yang berprofesi sebagai penjual air mineral belum kembali ke rumah karena mengantar pesanan air ke toko-toko langganannya.
Setelah beberapa saat berteriak minta tolong, akhirnya ada tetangganya yang mendengar yang ketika itu usai melaksanakan sholat magrib.
Dengan sigap tetangganya bernama Asep membawa Aqila bersama ibunya ke Rumah sakit Dustira Cimahi. Namun setibanya di RS Dustira, pihak rumah sakit mengatakan bahwa serum anti bisa ular tidak tersedia.
Setelah mendapat informasi tersebut Nina dan Asep mulai panik, keduanya terdiam di gerbang pintu RS tersebut sambil berpikir harus dibawa kemana anak ini.
Akhirnya Asep menyarankan untuk dibawa saja ke Rumh Sakit HASAN SADIKIN (Bandung). Dan keduanya langsung saja berangkat menuju Rumah Sakit HASAN SADIKIN dengan mengendarai sepeda motor.
Setibanya di RS Hasan Sadikin oleh pihak rumah sakit, Aqilla langsung ditangani, namun kondisi anak sudah lemas karena ketika di rumah sakit Dustira dibiarkan beberapa menit di tempat tidur dan pasien muntah-muntah sampai lebih dari 20 kali.
Namun setelah ditangani oleh pihak RS Hasan Sadikin dengan diberi serum anti bisa ular, muntahnya reda dan Aqilla pun masih bisa diajak berkomunikasi dengan baik oleh dokter.
Namun sebelum memberi serum, Dokter minta foto ular yang menggigitnya, untuk mengetahui jenis ular apa yang menggigitnya.
Setelah dokter mengetahui bahwa ular yang menggigitnya itu adalah ular cabai baru dokter berani memberi serum anti ular.
Setelah keadaan Aqilla membaik malam itu juga dokter menyarankan untuk dibawa pulang saja. Akhirnya tepat pukul 01.25 Aqilla dibawa pulang ke rumah.
“Alhamdulillah RW/RT dan warga setempat sangat antusias kepada keluarga Aqilla yang terkena musibah. Walau sebenarnya Aqilla baru 2 bulan menempati rumah barunya itu karena rumah sebelumnya kena gusuran KAI di daerah Cimahi,” ucap Nina.
“Aqilla adalah anak yang baik dan penurut. Saat saya jenguk ke rumahnya dia mengatakan kangen sama temen-teman sekolah TK nya,” ucap seorang warga.
Dengan semangat yang tinggi untuk kesembuhan dirinya, akhirnya Allah memulihkan kembali kesehatannya dan akhirnya Aqilla sudah bisa berkumpul kembali dengan teman-teman sebayanya.
Sungguh keajaiban Aqilla yang masih usia dini mampu melawan bisa ular yang sangat mematikan, sungguh Allah Maha Kuasa atas umatnya. (Heny Heryani)






