dutapublik.com – KARAWANG Patung kuda berwarna putih yang berada di halaman kantor Desa Pasir Kamuning, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang dibongkar dan dirobohkan oleh sekelompok massa. Aksi tersebut terekam kamera netizen dan diunggah di salah satu akun sosial media (sosmed) Facebook, Sabtu (24/4) sore.
Informasi yang berhasil dihimpun, aksi merobohkan patung kuda itu diduga dilakukan oleh kelompok pendukung Kepala Desa Pasir Kamuning yang baru saja dilantik, Didin Mahrudin alias Didin Bule.
Dari video yang beredar luas, selain dibongkar dan dirobohkan, kelompok massa orang yang diduga merupakan pendukung Kades itu pun juga merusaknya.
Hal itu dapat terlihat dalam rekaman video yang viral. Mereka mengikat patung kuda itu ke sebuah mobil, kemudian menyeretnya untuk mengelilingi sebuah lapangan yang berada di halaman Kantor Desa Pasir Kamuning. Akibatnya, peristiwa itu menjadi tonton warga sekitar.
Informasi yang diterima dari beberapa sumber menyebut, patung kuda itu dibangun pada tahun 2017 lalu dengan menggunakan Dana Desa Pasir Kamuning saat dipimpin Kades Oka.
Selama beberapa tahun patung itu berdiri di depan Kantor Desa Pasir Kamuning, mulai dari proses pembangunannya di tahun 2017 hingga sebelum Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digelar Maret 2021 kemarin, sejumlah warga mengklaim tidak pernah ada penolakan dari kelompok masyarakat manapun.
Namun, secara tiba-tiba warga dikagetkan dengan adanya pembongkaran dan pengrusakan salah satu aset milik pemerintahan desa (Pemdes) Pasir Kamuning yang sudah dianggap sebagai simbol iconik Desa Pasir Kamuning itu.
“Di Pilkades kemarin, Kades Oka tidak nyalon, yang nyalon itu anaknya. Padahal, para pendukungnya Kades Oka yang mencalonkan anaknya untuk nyalon Kades, sudah menerima kekalahan,” kata salah seorang akademisi asal Pasir Kamuning yang namanya enggan disebutkan.
“Setau saya, tidak terjadi perselisihan atau polemik atas hasil Pilkades kemarin. Dan bisa disebut situasi disini itu biasa-biasa saja, kondusif malahan. Tapi ini kenapa yang melakukan hal tersebut (perusakan aset Pemdes, red), malah dari pihak pemenang Pilkades Pasir Kamuning yang jelas sudah resmi dilantik jadi Kades. Sampe viral di semua medsos Karawang lagi, malu-maluin aja ulahnya pendukung Kades Didin teh dah. Jadi terkesan seperti tidak sebagai orang terpelajar,” ucap salah seorang tokoh masyarakat Pasir Kamuning.
Bahkan, beberapa diantaranya akan melaporkan kejadian pengrusakan terhadap aset Pemdes Pasir Kamuning yang menjadi simbol iconik Desa tersebut, ke Mapolres Karawang.
Hingga berita ini ditutunkan, belum ada pernyataan resmi yang dapat disampaikan oleh pihak yang merasa bertanggung jawab atas aksi pembongkaran tersebut. (Not)





