dutapublik.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut membuka Fornas bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jabar.
Dengan tema ‘Merajut Potensi Olahraga Masyarakat Menuju Sukses Indonesia Bugar 2045’, pembukaan Fornas di Jalak Harupat dihadiri 23.000 orang dari 85 induk olahraga (inorga) Kormi perwakilan dari 34 provinsi.
Persatuan Olah raga Airsoft Seluruh Indonesia (PORGASI) adalah salah satu inorga yang lahir dari muscab pertama tanggal 5 Agustus 2022 salah satu indorga yang dapat mengantarkan Atlitnya ke Fornas.

M. Perwira Khilafa Dwilatif Peraih Medali Perak.

Peraih Perunggu reafle usia 17 Azka Siti Khairunisa Latif.
Iyep Latif Mansur, Ketua Porgasi Garut menuturkan pencapaiannya, “Alhamdulilah hal yang di luar dugaan, porgasi Garut yang usianya belum genap satu tahun ini, sudah bisa mengantarkan Atlitnya Ke Fornas VII di Lanud Sulaeman Bandung 3-4 juli 2023 dengan mengirimkan Atlit 9 orang mewakili Jabar dan Alhamdulilah untuk mewakili jabar sekelas pengcab porgasi yang baru itu sudah luar biasa, apalagi di luar dugaan atlit kita bisa membawa satu perak untuk handgun U di bawah 17, M. Perwira Khilafa Dwilatif dan satu Perunggu reafle usia 17, Azka Siti Khairunisa Latif.
Pencapain tidak lepas dari semua peranan semua pengurus Porgasi yang bahu membahu membangun kesolidan dan ke semangat serta kesungguhan para atlit dalam latijan. Dan saya ucapkan terima Kasih kepada semua pihak dan Pengurus porgasi yang sudah suka rela serta keilhlasannya menyukseskan Fornas VII ini dan hasilnya sangat memuaskan dan sangat luar biasa pencapaian ini bagi kami Porgasi Pengcab Garut, dan kami sangat besar harapan kedepan untuk mengulang pretasi lebih banyak yang diraih lagi oleh Atlit Garut, karena hasil Analisa saya sebagai ketua pengcab Porgasi Garut, semua atlit yang kami kirim sebanyak 9 orang ini sudah cukup berkualitas baik secara pisik maupun kesiapan bertanding terlebih dari lagi dari sisi mental yang sudah menjadi mental juara, jadi atlit kami adalah atlit yang berkualitas, cuma untuk saat ini semua dikarenakan paktor kesiapan perangkat dari bertandingnya, dari perlengkapan bertanding maupun unit Airsofnya sangat di bawah para pesaingnya yang sudah cukup tinggi kualitasnya, sehingga kedepan Atlit kami dapat rezeki dari Alloh untuk dapat membeli perlengkapan dan unit yang sangat memumpuni, saya yakin Fornas kedepan atlit kami dapat medali emas semua,’ tutur Iyep Latif Mansur,
Iyep menambahkan, dalam pertandingan Menembak Airsof KST ( Kompetisi Simulasi Taktikal) kami tidak muluk muluk dan berharap banyak karna sudah dapat mewakili jabarpun sudah luar biasa sehingga kami tidak sampai ahir mengikuti keputusan pemenangan, kami sudah pulang, di tengan perjalanan pulang di jalan Nagreg kami di telpon bahwa Azka Siti khairunisa Latif, juara 3 peraih medali perunggu sehubungan Atlit Azaka Khairunisa di kendaraan satu lagi bersama officialnya H. Heni dan kebetulan baru keluar Tol Cileunyi ahirnya putar balik dan saya sendiri melanjutkan pulang karena udah naggung nyampe Nagreg dan tercengang lagi setelah saya sampai di Tarogong mau nyampai Rumah saya di telpon kembali oleh panitia, bahwa M.Perwira khilafa Dwilatif juara 2 meraih medali perak KST U dinawah 17, dan kami hanya bisa menarik nafas saja, karena sudah nanggu nyampe Rumah dan ahirnya diwakili oleh offiicial H. Heni,” beber iyep.
M.Perwira Khilafa Dwi Latif yaitu anak usia 10 tahun kelas 4 yang baru beres ujian ahir mau naik kelas 5 SD, di SD Rancabango 2 tarogong kaler. Dua peraih medali ini merupakan dua saudara kaka beradik yang bertanding di KST beda kelas kejuaraan, dan juga anak saya sendiri, padahal dalam berlatih, saya sebagai Ketau Pengcab Porgasi tidak pernah membedakan dengan yang lain dalam berlatih, karma dalam setiap latihan selalu bersama sama, dan yang sangat luar biasanya semua atlit terbangun dalam kebersamaan dan saling memotifasi dalam berlatih sehingga peraihan 2 medali ini adalah kemengan semua Atlit yang di wakili oleh dua anak saya menjadi kemenangan bagi mereka juga, dan Alhamdulilah menjadi kebanggaan bagi kami Porhasi Garut, Kormi Garut pemerintah kabupaten Garut,” pungkasnya.(Yaman).





