Sisi Gelap Bisnis Angkutan Karyawan : Sopir PT Sarana Cipta Putra Daerah Digaji Tidak Manusiawi, Cuma Cukup Untuk Beli Rokok Sebulan

860

dutapublik.com – KARAWANG Sisi gelap bisnis angkutan karyawan di sejumlah kawasan industri yang ada di Karawang tentunya harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Pasalnya masih banyak perusahaan jasa angkutan karyawan yang nakal karena berbisnis dengan menabrak aturan yang berlaku.

Salah satunya diduga dilakukan oleh PT Sarana Cipta Putra Daerah perusahaan jasa angkutan karyawan yang saat ini sedang naik daun. Perusahaan yang dipimpin oleh Haji Undang Dodo ini diduga menggaji sopir yang mengemudikan armada angkutan karyawan ini dengan tidak manusiawi.

“Sopir yang bekerja di PT Sarana Cipta Putra Daerah digaji cuma Rp1,5 juta per bulan. Boro-boro cukup uang sejumlah itu habis lah buat beli rokok selama sebulan juga,” ucap narasumber yang sudah bertahun-tahun bekerja di PT Sarana Cipta Putra Daerah kepada dutapublik.com, belum lama ini.

Masih kata narasumber, selain tidak manusiawinya gaji yang diberikan manajemen perusahaan, jaminan kesehatan dan asuransi juga tidak diberikan kepada para sopir. “Sudah mah gaji kecil, BPJS sama asuransi juga gak ada,” sambungnya.

Sementara kata narasumber, omset yang diraup oleh PT Sarana Cipta Putra Daerah mencapai ratusan juga. Ironisnya gaji para sopir yang berjasa mendatangkan pundi-pundi untuk perusahaan disepelekan keaejahteraannya.

Sementara itu, Pimpinan PT Sarana Cipta Putra Daerah, H. Undang Dodo saat dikonfirmasi menjawab singkat seolah-olah bisnisnya sudah bersih dari pelanggaran hukum. “Ada yang salah dengan usaha saya,” tanya Dodo singkat. (uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *