Mirisnya Kondisi SMPN 2 Paloh, Butuh Perhatian Dari Bupati Dan Dinas Terkait

726

dutapublik.com, SAMBAS – Saat ini masih ada sekolah yang kondisi fisik bangunannya memprihatinkan dan butuh perhatian serius dari pemerintah daerah dari tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Salah satunya adalah SMP Negeri 2 Paloh yang berada di jalan raya Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.

Sekolah tersebut kini kondisi fisik bangunannya sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar terlihat dari lantai dinding dan plafon asbes sudah bolong bahkan ada yang roboh.

Hasil pantauan Tim Media, Rabu (27/09/2023) di lokasi bangunan Ruang Kelas Lama (RKL) yang dibangun kisaran tahun 1997 itu, terlihat satu ruangan lokal tidak bisa digunakan lagi karena kondisi yang rusak parah, dan demi keamanan dan keselamatan siswa terpaksa ruang tersebut digembok oleh pihak sekolah, agar tidak ada korban siswa maupun guru, dari beberapa sisi bangunan tersebut ada yang sudah rusak. Seperti, dinding plafon ada yang bolong atau sudah roboh, lantai keramik yang rusak bahkan dindingnya sudah ada yang roboh.

Kepada tim media yang turun dan mengecek kebenaran atas kabar ini Kepala sekolah SMP Negeri 2 Paloh Ibnu Ziad dan salah seorang guru di sekolah tersebut menuturkan, seluruh gedung RKL ini dibangun sekitar tahun 1998. Dan diketahui kerusakan seluruh bangunan sudah sejak lama dan robohnya dinding lantai dan plafon itu sekitar 17 atau 18 tahun lalu bertepatan di saat tidak berjalannya proses belajar mengajar.

“Pihak sekolah melalui Operator Joko Armuja telah menyampaikan permohonan rehabilitasi sesuai dengan kebutuhan sekolah, dengan penuh harapan agar apa yang di usulkan dapat terealisasi, karena mau mengejar kemungkinan proses belajar mengajar, namun apalah daya pihak sekolah bukan pengambil keputusan dan pengambil kebijakan, kami pihak sekolah hanya bisa melaporkan tentang kerusakan sekolah kami, dan menunggu kapan sekolah kami akan mendapatkan dana untuk membangun atau merehabilitasi,” ujar Ibnu Ziad.

Ibnu Ziad menjelaskan, ruang kelas tersebut dibangun pada tahun 1997 dan sudah terlihat proses penyusutannya yang kemungkinan dampak dari cuaca sehingga dinding lantai dan plafon tersebut ada yang roboh.

Disebutkan, selain itu memang ada juga beberapa titik dari bangunan itu yang rusak. Seperti lantai keramiknya banyak yang sudah retak dan tenggelam, sehingga sangat perlu dilakukan pembenahan.

“Maka dari itu, kami dari pihak sekolah berharap kepada pemerintah kiranya dilakukan pembenahan atau rehab secara total. dinding lantai dan Plafon tersebut begitu penting, karena kita mengantisipasi hal–hal yang tidak diinginkan terjadi apabila proses belajar mengajar,” ujarnya.

Ibnu Ziad juga menambahkan bahwa dari pihak SMP Negeri 2 Paloh sangat berharap pemerintah daerah, provinsi maupun pusat, bisa memprioritaskan dan merealisasikan rehabilitasi sekolahnya agar para guru dan siswa siswi SMP Negeri 2 Paloh bisa melakukan proses belajar mengajar dengan tenang aman dan nyaman.

Salah satu guru senior SMP Negeri 2 Paloh, menuturkan bahwa jarang sekali dinas terkait datang ke SMP Negeri 2 Paloh, bahkan Bupati pun belum pernah sekali pun datang melihat kondisi sekolah tersebut. (Abdul Muthalib)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *