dutapublik.com, MINAHASA – Agus Sahelangi, Kepala Pasar Rakyat Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, menyampaikan komitmennya untuk menata Pasar Langowan bersama pedagang dan stakeholder terkait sesuai harapan masyarakat.
Hal ini disampaikan Agus Sahelangi pada Selasa (30/09/2025). Ia menegaskan bahwa berbagai masukan mengenai pengembangan bangunan, jalan, hingga drainase di Pasar Langowan tentu membutuhkan perencanaan yang matang serta kajian anggaran yang tepat.
“Berbagai masukan masyarakat terkait pelayanan terbaik akan kami tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku. Proses ini membutuhkan kajian, terutama dalam hal penganggaran, agar progres pekerjaan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Saat ini tercatat lebih dari 400 pedagang menempati los, lapak, maupun pelataran yang telah disiapkan instansi terkait. Untuk penataan pedagang yang masih berjualan di badan jalan, pihak pengelola mulai melakukan sosialisasi rencana penertiban agar tidak mengganggu akses publik.
Agus menambahkan, penataan Pasar Langowan membutuhkan kerja sama semua pihak agar harapan masyarakat dapat terwujud. Pasar yang dikenal sebagai pasar “ekstrem” ini merupakan pusat pertemuan pedagang dan pembeli dari berbagai daerah, termasuk Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Selatan.
“Pasar Langowan memiliki potensi besar untuk dijadikan destinasi wisata karena keunikan komoditas yang diperjualbelikan. Kami berharap penataan ini akan meningkatkan daya tarik pasar sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (Effendy)






