Sejumlah Siswa SMP di Kadungora Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, Pemkab Garut Fokus Tangani Korban

659

dutapublik.com, GARUT – Kasus dugaan keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Setelah sebelumnya menimpa puluhan siswa sekolah dasar, kini sejumlah siswa sekolah menengah pertama di kecamatan yang sama dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan MBG pada Selasa (30/9/2025).

Informasi awal yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa korban merupakan siswa SMPN 1 Kadungora. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut masih melakukan verifikasi terkait kebenaran informasi tersebut.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini memusatkan perhatian penuh pada penanganan para korban.

“Masih ditindaklanjuti, nanti ada Ibu Kadinkes yang akan memberikan pembaruan. Tapi yang jelas, apapun penyebabnya, konsentrasi utama kami sekarang adalah penanganan korban,” ujar Putri Karlina.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, juga memastikan pihaknya segera turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi para siswa.

“Saya mau ke lapangan sekarang, nanti akan saya sampaikan update lebih lanjut,” kata Leli singkat.

Kasus ini bukan yang pertama terjadi di Kadungora. Sebelumnya, puluhan siswa sekolah dasar di kecamatan tersebut juga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Bayyinah 2.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti siswa yang terdampak serta asal dapur MBG yang diduga menjadi penyebab masih dalam proses pendataan. Pemkab Garut menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah evakuasi dan penanganan kesehatan bagi seluruh korban. (MD)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *