dutapublik.com, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut ditunjukkan melalui audiensi Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP., bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (10/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di RM Pemandangan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi sekaligus menyatukan gagasan antara pemerintah daerah dan mahasiswa sebagai generasi muda dari lingkungan perguruan tinggi.
Bupati Robby Dondokambey menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN UGM di Kabupaten Minahasa. Ia berharap keberadaan mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan program akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui ide, inovasi, dan program yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Manfaatkan kesempatan berada di tengah masyarakat untuk belajar, melihat langsung potensi daerah dan memberikan sesuatu yang bermanfaat. Pemerintah Kabupaten Minahasa tentu mendukung kegiatan KKN ini,” ujar Bupati.
Menurut Robby, sinergi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkaya pembangunan daerah melalui perspektif akademik serta inovasi yang dibawa generasi muda.
Ia juga mendorong para mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan demikian, berbagai program KKN yang dilaksanakan dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Audiensi tersebut turut dihadiri pengurus dan anggota KAGAMA Sulawesi Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas PUPR, Kabag Prokopim, Kabag Ortal, Kabag Tapem, serta Kabag Administrasi Pembangunan.
Kehadiran mahasiswa KKN UGM di Minahasa diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan dapat membawa ilmu pengetahuan dari kampus untuk diterapkan secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus memperoleh pengalaman dalam memahami berbagai potensi dan persoalan pembangunan di daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Minahasa sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun daerah secara berkelanjutan. (Effendy)





