dutapublik.com – MANADO Masa peniadaan mudik jelang Hari Raya Lebaran idul fitri 1442 Hijiriah memasuki hari kelima. di Bandar Udara Internasional Samratulangi Manado dari pantauan awak media dutapublik.com, pengetatan peniadaan mudik dimulai pada tanggal 6 Mei 2021 hingga tanggal 17 Mei 2021, nampak sepi dan hanya aktivitas kargo juga penerbangan khusus (Flying Chek In) sesuai surat adendum nomor 13.
Minggus E.T Gandegu, selaku General Manager PT. Angkasa Pura I Manado melalui Yanti Pramono selaku Manager Stakeholder Relation, pada Senin (10/5), di ruang kerjanya menyampaikan, Bandar Udara Samratulangi Manado tetap beroperasi namun dengan pemeriksaan ketat oleh tim Satgas di Posko Bandara dengan melibatkan TNI/Polri.
“Sejak tanggal 6 Mei s/d 17 Mei itu masa peniadaan mudik, kemudian pada tanggal 18 s/d 24 Mei 2021 pasca pelarangan mudik ini diharapkan bisa dipahami masyarakat, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujar Yanti.
Adapun selain Kargo, lanjut Yanti, bagi penumpang yang akan Chek In, ini dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Kekhususan tersebut adalah seperti kunjungan orang sakit juga tugas Negara dengan disertai cap basah surat tugas dari istansi tersebut selain pemeriksaan kesehatan (Rapid Test GeFlihgt).
“Sebagai pengelola Bandar Udara Samratulangi Manado kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik mulai tanggal 6 s/d 17 mei 2021. Informasi lebih lanjut Masyarakat bisa mengaksesnya di media sosial PT. Angkasa Pura atau melalui Call Center 172,” tukas Yanti.
Menambahkan sebelumnya, sebelum peniadaan mudik perhari aktivitas di Bandar Udara Samratulangi Manado melayani kurang lebih 44 Flight. Namun sejak pengetatan mudik ini, Bandara Udara Samratulang hanya melayani penerbangan satu Flighf saja oleh Pesawat Garuda.
Senada Harry Habiyanto, Petugas Posko Peniadaan Mudik Lebaran Bandar Udara Samratulangi Manado menyampaikan, sinergi dengan TNI dan Polri, Satgas Kesehatan Bandara, Polsek Bandara, data hari kelima masa peniadaan mudik terpantau, pada Senin (10/05) aktivitas penerbangan hanya satu pesawat saja, selain kargo.
“Kekhususan atau tujuan dinas calon penumpang tersebut harus dilengkapi dokumen persyaratan lengkap, oleh tim Satgas Bandara. Selanjutnya ada petugas Verifikasi yang akan memverifikasi surat-surat tersebut. Kalau semua lengkap kemudian ada petugas kesehatan Bandara yang selanjutnya akan memverifikasi melalui pemeriksaan Rapid Tes/Genose. Setelah semuanya lengkap calon penumpang siap Chek In,” tuntas Habiyanto (Effendy V. Iskandar)





