Alami Koma 3 Bulan Lamanya Di Saudi Arabia, Karomah PMI Dari Sukabumi Akhirnya Bisa Bertemu Keluarga Lagi

383

dutapublik.com, SUKABUMI – Karomah binti Sarsidin Ikong seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Desa Sekarsari Kecamatan Kalibunder Kabupaten Sukabumi Jawa barat,  yang sempat dikabarkan koma selama 3 bulan dan hampir 10 bulan dirawat di sebuah Rumah Sakit di Wilayah Riyadh  Saudi Arabia, akhirnya pada Jumat (24/2) sekitar pukul 09.00 WIB tiba di Bandara Soekarno Hatta.

Kepulangan Komariah disambut isak tangis keluarga. Sebagai pekerja migran Indonesia, dirinya hampir 14 tahun lamanya bekerja menjadi asisten rumah tangga di Saudi Arabia dan sempat tidak ada kontak ataupun kabar kepada keluarga. Belakangan diketahui bahwa ia alami sakit dan juga sempat viral di media sosial.

Kepada awak media dutapubnlik.com, saat ditemui di lounge Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Karomah mengucapkan rasa syukur kepada yang maha Kuasa dan terimakasih kepada semua yang telah membantu dalam proses kembali ke Indonesia,

“Saya merasa terharu, Saya bersyukur, alhamdulillah sampai tujuan. Terima kasih buat KJRI dan KBRI, juga sama teteh Enung, terimakasihjuga  yang mendampingi saya bapa Sutisna yang mendukung saya bisa pulang alhamdulillah, ” ujarnya seraya matanya berkaca-kaca. 

Lalu, tim awak media mencari tau tentang bagaimana perjalanan Karomah selama menjadi Pekerja migran Indonesia, sampai hampir 14 tahun lamanya bekerja di Saudi Arabia. 

Asep mewakili dari pihak keluarga sang Pahlawan devisa itu, menceritakan apa yang terjadi dan menimpa Karomah sejak saat kepergiannya untuk mengadu nasib menjadi tenaga kerja di negara Saudi Arabia. 

“Teteh karomah itu di sananya kurang lebih 14 tahun. Begitu ada khabar di tahun 2022 akhir, setelah ada khabar itu, ada khabar lagi Teteh Karomah struk. Terus beberapa bulan kemudian hilang kontak, sekitar empat bulan. Begitu muncul di sosial media alhamdulillah saya telusuri ketemulah di Riyad. Saya langsung menemuinya, ” ungkap Asep. (Tim). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *