dutapublik.com, PEKANBARU -Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., melalui Wakapolresta Pekanbaru AKBP. Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., pimpin langsung pengamanan unjuk rasa Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Riau yang berlangsung di Kantor Gubernur Provinsi Riau, Jl. Jend. Sudirman, Kota Pekanbaru, pada Rabu (16/3).
Dalam tuntutan unjuk rasa yang dihadiri lebih kurang 150 Mahasiswa se-Kota Pekanbaru, Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Riau menuntut Gubernur Riau mengusut tuntas Pembongkaran Kartel/Mafia minyak Goreng yang mengakibatkan kelangkaan Minyak Goreng di Provinsi Riau, Mengevaluasi Tim Satgas Pangan Provinsi Riau dalam operasi pasar, Minta Kemendag dan Disperindag Provinsi Riau mengusut tata niaga Minyak Goreng yang terputus.
Dalam hal ini, Kadisperindag dan UKM Propinsi Riau Ir. H.M. Taufiq Usman, M.T., menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian Mahasiswa kepada Masyarakat.
“Kita sangat apresiasi kepedulian kawan-kawan Mahasiswa kepada Masyarakat, terkait kelangkaan minyak goreng ini. Kami dari Pemerintah Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru, dalam hal ini setiap hari tetap melakukan pengecekan di pasar, Ritel dan Swalayan untuk memastikan stok Minyak Goreng tersedia.”
“Pemerintah Provinsi Riau sudah berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota dalam mengalokasikan Minyak Goreng curah yang bantuan dari Pusat sebanyak 18.000 L,” ujarnya.
Taufiq Usman menjamin ketersediaan Minyak Goreng mencukupi hingga pada Bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
“Khusus Kota Pekanbaru, hari ini sudah disalurkan dan apabila terjadi kekurangan akan ditambah kuota oleh Pusat guna mengantisipasi kelangkaan dan menjamin ketersedian Minyak Goreng pada saat Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2022,” tutupnya. (NH)





