Anak didik SDN Pangen Juru Tengah Meregang Nyawa Saat Studytour

367

dutapublik.com, PURWOREJO – Kali ini anak didik sebuah sekolah dasar di purworejo kembali meninggalkan catatan kesedihan bagi wali murid.

Di kala dunia pendidikan di Purworejo masih hangat-hangat kuku soal regrouping diterapkan yang mana masih banyak meninggalkan PR bagi dinas terkait. Karena ada diantara mereka yang kekeh tidak mau diregrouoping.

Kali ini anak didik sebuah sekolah dasar di purworejo kembali meninggalkan catatan kesedihan bagi wali murid.

Liburan yang seharusnya menyenangkan hati berubah menjadi duka mendalam buat keluarga Suwaldi (57) orang tua kandung Wirajati Sentika (12) biasa dipanggil Rojat, siswa kelas VI SDN 2 Pangen Jurutengah, Kecamatan Purworejo Jawa Tengah.

Rojat (12) tahun, warga Dukuh Trukan RT 03/RW 04 Kelurahan Pangen Jurutengah, merupakan siswa kelas VI di SDN 2 Pangen Jurutengah, meninggal dunia karena tenggelam di kolam renang Puri Indah Park Gabusan Bantul Yogyakarta, saat mengikuti studi tour yang di adakan oleh sekolah. Selasa (20/9).

Baca Juga:  Gara-Gara Bakar Sampah Sebuah Rumah Terbakar, Polisi Langsung Cek TKP

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo membenarkan kejadian tersebut dan sudah dapat diselesaikan dengan semua pihak, dan pihak keluarga sudah dapat menerima meninggalnya Rojat merupakan musibah murni dan tidak akan ada proses hukum. jelas wasit Diyono.

Dari keterangan beberapa pihak termasuk biro travel Berkah disebutkan, musibah berawal ketika anak-anak dari SDN 2 Pangen Jurutengah berenang di kolam renang Puri Indah Park, Gabusan, Bantul setelah sebelumnya rombongan dari Kasongan dan Taman Pintar. Saat itu semua anak-anak terpantau berenang di kolam yang dangkal.

Selesai berenang, anak anak menuju ruang ganti pakaian, dan saat itu Rojat kembali lagi ke kolam renang karena ada barang yang tertinggal.

Baca Juga:  Diduga Idap Epilepsi, Jasad Wanita Ditemukan Mengambang Di Aliran Sungai Jragung

Pada saat semua teman-temannya sudah berkumpul di dalam bus, untuk melanjutkan perjalanannya, Rojat belum juga tampak kembali. Para guru pun mencari keberadaan Rojat dan betapa terkejutnya mereka saat mengetahui Rojat tenggelam di dasar kolam dengan kedalam 1,5 meter.

Pada saat diangkat dari dalam kolam, kondisi Rojat masih hidup dan sempat diberikan pertolongan pertama oleh petugas pengelola kolam renang dan segera dilarikan ke RS, namun dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Panembahan Bantul, nyawanya tak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Hadir dalam upacara prosesi pemakaman korban Kabid pendidikan sekolah dasar Suparyono, S.Pd., Kepala sekolah SDN 2 Pangen Jurutengah, Sulastri, S.Pd., Lurah Pangen Jurutengah Widodo.S.Sos., KH. Drs. Faridz M.Pd., Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Pangen Jurutengah. (JL). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *