Antisipasi Merebaknya DBD, Kades Balonggandu Instruksikan Fogging Di Seluruh Wilayah Desa

155

dutapublik.com, KARAWANG – Ancaman wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, semakin mengkhawatirkan. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang diduga terpapar DBD di beberapa titik wilayah desa tersebut.

Menanggapi situasi ini, Kepala Desa Balonggandu, Anto Suheryanto, menginstruksikan seluruh jajaran aparat dan perangkat desa untuk segera melakukan pengasapan (fogging) di wilayah-wilayah yang terindikasi banyak kasus DBD.

Langkah antisipatif ini dilakukan sebagai bentuk upaya preventif dan pencegahan terhadap peningkatan kasus DBD di Desa Balonggandu.

Saat dikonfirmasi oleh awak media Dutapublik.com di lokasi fogging, Anto Suheryanto menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk kesiapsiagaan desa dalam menghadapi potensi wabah.

“Setelah menerima banyak laporan dari aparat terkait warga yang terpapar DBD di sejumlah wilayah Desa Balonggandu, maka sebagai langkah antisipatif dan preventif, serta untuk mengurangi dampak yang lebih besar, hari ini saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran aparat dan perangkat desa untuk melakukan fogging di wilayah masing-masing,” paparnya.

Selain fogging, Kades Balonggandu juga menginstruksikan pelaksanaan kerja bakti massal bersama warga, khususnya di area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

“Saya juga sudah instruksikan kepada seluruh aparat dan perangkat desa untuk melaksanakan kerja bakti bersama warga, terutama di tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pola hidup masyarakat yang peduli terhadap kebersihan lingkungan akan berdampak langsung pada kesehatan warga secara keseluruhan.

(Endang Andi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *