dutapublik.com, MADINA – Sumber mata air bendungan Batu Tunggal Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut jebol. Jebolnya tersebut sangat berdampak untuk warga kelurahan Simangambat, pasalnya lebih dari 90 % warga masih bergantung untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK). Sumber air ini sudah lama digunakan warga Simangambat.
Jebolnya bendungan ini sudah ditinjau dari Musyawarah Pimpinan Kecamatan ( Muspika) Siabu, Instansi Dinas PUPR serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina.
Musim penghujan saat ini yang mengakibat terjadinya jebol tanggul. Akibat jebolnya bendungan ini 5 masjid di Kelurahan Simangambat terputus air bersih serta parit yang mengalir di Simangambat.
Lurah Simangambat Iswadi mengatakan pihaknya sudah melapor hal tersebut ke ke kecamatan dan kabupaten dan sudah mereka tinjau.
“Sudah selayaknya ini segera diperbaiki karena ini satu-satunya sumber air bersih untuk kelurahan Simangambat,” ungkap Iswadi di kantornya, Jumat (22/09/2023).
Bayo Hasibuan salah satu warga Simangambat berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaikinya.
“Sulit ini digotong royongkan bersama warga dengan alat seadanya karena harus memakai alat berat sebab terlalu panjang dan luas untuk diperbaiki,” beber Bayo Hasibuan.
Dikatakan Bayo Hasibuan, air bersih ini sangat penting untuk semua kebutuhan di kelurahan Simangambat, apalagi untuk kegiatan ibadah. Seperti hari ini tepatnya hari Jumat, untuk kegiatan ibadah sholat Jumat banyak warga yang tidak hadir untuk sholat dan sebagian warga sholat ke luar Simangambat.
“Parit-parit yang melintasi desa juga merupakan pembuangan dari rumah warga yang memiliki kamar mandi dan WC, jikalau terus menerus mereka membuang kotoran dari kamar mandi dan WC otomatis Simangambat ini akan berbau tidak sedap dan dikhawatirkan bisa menjangkitkan penyakit,” terangnya.
Bayo Hasibuan bersama warga Simangambat memohon pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jebolnya bendungan itu dan memohon sesegera mungkin diperbaiki.
Bupati Madina Jakfar Sukhairi saat dikonfirmasi melalui ketua Karang Taruna kecamatan Siabu Ringgo Siregar mengatakan Pemda cepat tanggap, pihak Pemerintah daerah Madina sudah turun tangan dan itu akan diperbaiki, sebab mengingat kebutuhan orang banyak. (S.N)




