dutapublik.com, TANGGAMUS – Program Unggulan Reformasi Birokrasi Launching Podcast Bersama Tim Penilai Tahap III PPD Tanggamus Tahun 2022 yang di launching Langsung Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani di Rumah Dinas Sekdakab, pada Senin (11/4).
Kegitaan Reformasi Birokrasi Mendengan tersebut, ditandai dengan membuka langsung pintu Studia Podcast oleh Bupati Tanggamus bersama Tim Penilai Tahap III PPD Tanggamus Tahun 2022.
Hadir Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, para Asisten, Kaban Bappeda Hendra Wijaya Mega, Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua Dharma Wanita/GOW Ny. Nuraini Lubis, Camat, Kepala Pekon Penanggungan Gunung Alip, Pimpinan Instansi Vertikal/ BUMN/ BUMD/Swasta se-Kabupaten Tanggamus, unsur Perguruan Tinggi, Tokoh Pemuda dan Insan Pers.
Hadir dari Tim Penilai Utama DR. Ir. Arif Haryana, M.Sc., Tim Penilai Teknis/Sekretariat PPD Nasional Bimo Fachrizal Arvianto, M.I.T., Tim Penilai Teknis/Sekretariat PPD Nasional Dewi Nurlina, S.E.
Dewi Handajani dalam Live Streamingnya menyampaikan, ada beberapa inovasi inovasi unggulan Kabupaten Tanggamus, di antaranya USG di Puskesmas, Ambulan Desa dan Kartu Lansia Tanggamus.
Awal inovasi-inovasi tersebut muncul adalah ketika pertama kali Ia mengambil langkah ikut dalam kompestasi yang kegunaannya adalah bermamfaat untuk orang banyak dengan memberikan inspirasi dan motivasi, karena Pemerintah juga bisa berkontribusi lebih karena latar ini sebagian kemampuan digitalisasi.
“Tentunya kita bisa melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan di sini masalah kesehatan umum, ini sangat penting adanya program Satu Ambulans Satu Pekon, karena kalau kita sehat kita bisa beraktivitas dengan baik.”
“Alhamdulillah 299 Desa atau Pekon bisa terealisasi semuanya bisa memiliki Ambulans Pekon. Ini semua tidak hanya dari Pemerintah Daerah saja tapi bentuk sinergitas, kolaborasi yang sangat komplit dan nyata antara Pemerintah kabupaten dan Pemerintah Desa yang merupakan 55 aksi program program Aksi Desa Pemerintah Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.
Tim Penilai Utama DR. Ir. Arif Haryana. M.Sc., dalam live streamingnya mengatakan, untuk meningkatkan indeks pembangunan desa itu ada tiga hal, yaitu Kesehatan, Pendidikan,l dan Perekonomian. Itu utama dalam penilayan ini yang sangat penting.
“Salah satunya dari program tersebut ada dalam program Bupati Tanggamus yang sangat penting masalah kesehatan yang bisa dijangkau oleh masarakat masarakat yang luas. Karena apabila kita kurang sehat, masalah pendidikan dan perekonomian kita semua akan terhambat,” katanya.
Menurutnya, dalam kunjungan penilayan PPD tersebut adalah tujuannya kerja bersama antara Pemeritah Pusat, Provinsi, Kabupaten, sampai ke Desa.
“Dan yang paling utamanya adalah kita harus mempunyai program-program inisiatip sendiri, tidak hanya menunggu petunjuk program-program dari atas saja,” tukasnya. (Sarip)





