Duta Publik
       

Cianjur Terpilih Jadi Tempat Workshop KATA KREATIF Dari 34 Kab/Kota Se-Indonesia

67

dutapublik.com, CIANJUR – Kabupaten Cianjur terpilih menjadi tempat pelaksanaan Workshop KATA KREATIF dari 34 Kabupaten/ Kota Yang ada di Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementrian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi kreatif. bertempat Hotel Gino Peruci Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kamis (22/9).

Kegiatan dihadiri oleh Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno beserta jajarannya, Asisten Perekonomian Dan Pembangunan, Budhi Rahayu Toyib, S.Sos., MM., Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Cianjur Pratama Nugraha, serta para UMKM dan Fotografi.

Sandiaga Uno kepada para pelaku UMKM mempunyai resep ampuh untuk meningkatkan UMKM dan Pariwisata Yaitu 3G Pertama Gerak cepat (Gercep). Kedua adalah Gerak bersama (Geber), harus bergandengan tangan, tidak bisa sendiri-sendiri. Ketiga Garap Semua Potensi Online (Gaspol).

Sementara Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Budhi Rahayu Toyib, S.Sos., MM., saat diwawancarai usai membuka Workshop, mengapresiasi, juga mendukung adanya workshop ini.

” Dari 34 Kabupaten Kota, Pemerintah Kabupaten Cianjur dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan Workshop Kata Kreatif, dimana kegiatan ini dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ” ungkap Budhi. 

Kegiatan Workshop Kata Kreatif ini, lanjut Budhi, untuk lebih meningkatkan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Cianjur. Serta menambah wawasan kepada para pelaku Ekraf ( ekonomi Kreatif) terutama dibidang Kriya, Kuliner serta Fotografi. Agar produknya lebih baik.

Selain itu, jelas Budhi, “unsur dari media dinilai sangat penting untuk menciptakan ekonomi kreatif ini untuk membuat Cianjur lebih terkenal, ” tandasnya.

Di saat yang sama, Resma Yunia, Keoordinator KATA (KABUPATEN /KOTA KREATIF INDONESIA-red) Cianjur Jawa Barat mengharapkan agar para generasi milenial ikut berperan aktif dalam pembangunan, terutama dalam sektor usaha kreatif.

“saya mewakili Pemberdayaan perempuan agar perempuan bisa ikut berpartisipasi memajukan pembangunan terutama dalam bidang usaha, ” ungkap Resma. (Nie). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!