dutapublik.com, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., M.M. (YSK) menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga di Sulawesi Utara dengan bergerak cepat membenahi Kolam Renang Ranowangun yang terletak di area KONI Sulut.
Area kolam yang sebelumnya dipenuhi semak belukar dan kotoran kini tengah dibersihkan secara intensif oleh petugas lapangan.
“Selama 30 tahun di era gubernur sebelumnya, fasilitas pembinaan atlet renang Sulut ini tidak tersentuh perbaikan,” ujar Yulius.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa pembenahan kolam tersebut bukan hanya sekadar renovasi, tetapi akan dirancang menjadi fasilitas bertaraf internasional yang tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
“Saat ini fokus pada pembersihan. Setelah itu, kita rancang dan bangun fasilitas kolam ini agar bertaraf internasional. Walaupun bertaraf internasional, masyarakat umum tetap bisa menikmatinya,” tuturnya, Senin (20/10/2025).
Menariknya, tahap awal pembenahan kolam ini menggunakan anggaran pribadi Gubernur Yulius Selvanus.
“Setelah APBD Perubahan 2025 disahkan, pembiayaan akan diambil dari anggaran pemerintah. Bahkan sudah kita siapkan alokasi di tahun 2026,” jelasnya.
Gubernur Yulius menambahkan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari visinya untuk menjadikan Kolam Renang Ranowangun tidak hanya sebagai tempat latihan atlet, tetapi juga destinasi rekreasi air modern bagi masyarakat.
“Di sini nanti kita akan bangun waterboom untuk masyarakat, dan fasilitas latihan atlet juga akan disiapkan dengan baik dan tertata,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meninjau Gedung Pingkan Matindas serta sejumlah fasilitas olahraga lainnya di area KONI Sulut. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian serius terhadap sarana dan prasarana olahraga, terlebih menjelang perhelatan event olahraga nasional tahun 2026, di mana Sulut akan menjadi tuan rumah.
“Pertemuan dengan Menteri PUPR sudah saya laporkan. Pak Menteri Doddy Hanggodo siap membantu pembangunan Stadion Klabat Manado,” ujarnya.
Ke depan, pengelolaan Kolam Renang Ranowangun akan melibatkan kerja sama lintas instansi antara Dispora Sulut dan KONI Sulut.
“Koordinasi lintas sektor harus dipersiapkan dengan matang. Dispora dan KONI akan bekerja sama dalam pengelolaan fasilitas ini,” tegasnya.
Langkah cepat dan nyata Gubernur Yulius mendapat apresiasi dari masyarakat. Ia dinilai tidak hanya menanggapi kritik, tetapi langsung membuktikannya dengan tindakan konkret.
Kini, Kolam Renang Ranowangun menjadi simbol perubahan dan bukti bahwa janji pemerintah ditepati dengan kerja nyata. (Effendy)






