Diduga Cemarkan Nama Baik Perusahaan, Karyawan Pecatan Terancam Dipolisikan Pak Bos

490

dutapublik.com, KARAWANG – Romi, Bos Perusahaan produk minuman yang dijual lewat sistem dirrect selling mengaku kesal dengan kelakuan oknum karyawannya yang kini dipecat. Ia mengaku telah memecat oknum karyawan berinisial D tersebut karena dianggap tidak profesional dalam bekerja sebagai Sales Promottion Girl (SPG).

Menurut Romi usai dipecat, bekas karyawan berinisial D tersebut malah membuat postingan di medsos yang ia anggap fitnah.

“Karyawan itu saya pecat. Terus usai dipecat dia share di sosmed kalau dia tidak digaji/gajinya tidak keluar. Padahal belum jatuh tempo tanggal gajihan. Dia nyerang personal istri saya bilang gaya elit ngegajih sulit,” ujar Romi dalam keterangannya, Rabu (8/11/2023).

“Postingan ini saya anggap berujung pencemaran nama baik dan fitnah. Hal ini akan dilaporkan ke pihak berwajib,” ungkapnya.

Romi mengaku sudah menempuh masalah ini secara kekeluargaan, namun bekas karyawannya tersebut malah tidak bisa ditemui.

“Sudah ditempuh untuk jalur kekeluargaan. Tetapi di rumahnya tidak ada siapa-siapa padahal sebelumnya dia bilang ada di rumah, sesampainya di rumah gak ada siapa-siapa,” jelasnya.

Sementara itu D saat dikonfirmasi tidak membantah membuat postingan yang dianggap Romi sebagai pencemaran nama baik. Ia berdalih perbuatan tersebut karena adanya sebab. “Punten pa abdi ngadamel status kitu aya sebab na (maaf pa saya buat status gitu ada sebabnya),” ujar D.

Ia juga berdalih dari tanggal 3 hingga 4 November Whatsapp nya diblok oleh Romi. Namun dibuka kembali blokiran oleh Romi usai D membuat postingan.

“Dari tanggal 3 sampai 4 masih diblok, lali dibuka lagi karena saya post di FB maff sebelumnya. Kalau misalnya Bapa Romi gak blok saya pas tanggal nya gajian saya mungkin tidak ngepost di FB,” pungkasnya.

Menyikapi bantahan dari D, Romi menjelaskan bahwa urusan gajihan karyawan dikelola istrinya sehingga alasan ia membuat postingan yang mengarah fitnah karena Whatsapp diblok olehnya adalah tidak tepat. “Istri saya yang ngurusin gajih kang. Saya blok (wa) bukan jadi alasan dia post di FB. Karena sama istri saya tidak sama sekali diblok,” pungkasnya. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *