Disebut Pelapor Kasus Korupsi Lakukan Upaya 86, Kades Talagajaya Mengaku Itu Hanya Blusukan

1001

dutapublik.com – KARAWANG Ramlan selaku pelapor kasus korupsi pemerasan dalam jabatan yang diduga dilakukan oleh Naja Nurjaya, Kades Telagajaya Kecamatan Pakisjaya mengaku telah didatangi oleh Naja yang silaturahmi ke rumahnya beberapa waktu lalu.

“Kades Naja datang ke rumah saya selaku pelapor kasus korupsi, ada tujuan lain selain silaturahmi,” ucap Ramlan beberapa waktu lalu.

Kata Ramlan dalam silaturahmi tersebut, Naja memohon-mohon kepadanya selaku pelapor untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan atau 86 dan tidak melanjutkan proses hukum di Kejaksaan Negeri Karawang.

“Kades memohon-mohon ke saya agar kasusnya ditutup dengan 86. Ya saya ga bisa karena proses hukum sedang berlangsung dan yang dirugikan bukan seorang dua orang tapi ratusan orang,” ucapnya.

Ramlan hanya menyarankan kepada Kades Naja agar mengikuti proses hukum dengan baik sesuai ketentuan Undang-undang yang berlaku.

Sementara itu Kades Naja saat dikonfirmasi mengenai adanya informasi melakukan upaya menutup kasus secara kekeluargaan membantahnyanya. Naja mengaku bahwa ia datang ke rumah Ramlan karena kebetulan di saat bersamaan ia juga melakukan siturahmi ke warga yang berniat menikahkan putrinya.

“Saya bantu jelaskan bahwa menikahkan boleh cuma dibatasi maksimal dari mempelai wanita hanya 10 orang dari mempelai pria 10 orang karena diberlakunya PPKM Darurat. Dan saya menghimbau kepada warga jika keluar rumah gunakan masker terus menyampaikan ke warga petani untuk segera turun tanam padi kembali sesuai jadwal dari Dinas Pertanian,” ucapnya.

“Yang selanjutnya mempersatukan kembali masyarakat saya jangan sampai adanya Kubu A dan Kubu B. Semua sudah menjadi warga saya,” ucapnya.

Adapun silaturahmi ke rumah Ramlan, Naja mengaku itu bukan hal yang baru karena ia selalu blusukan ke rumah-rumah warga selama menjabat.

“Dan memang bukan hal yang baru saya selalu blusukan ke warga,” pungkasnya. (radi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *