Dugaan Bangunan Port Of Belawan Gate 3 PT. Pelindo I Cabang Belawan Hanya Untuk Membohongi Publik

526

dutapublik.com, BELAWAN –  Ratusan juta uang Negara yang dipergunakan untuk pembangunan Port Of Belawan Gate 3 PT. Pelindo I Cabang Belawan diduga seperti pembohongan publik.

Pasalnya, Port Of Belawan Gate 3 PT. Pelindo I Cabang Belawan berada di Jalan Pelabuhan Raya Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Sumatera Utara, hingga kini tidak dioperasikan sebagaimana  mestinya.

Pantauan media di lapangan, Port Of Belawan Gate 3 PT. Pelindo I Cabang Belawan adalah sebagai pintu gerbang untuk pemeriksaan jenis kendaraan menuju Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan dan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, pada Kamis (10/6).

Sangat disayangkan, Port Of Belawan Gate 3 yang kemarin dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah berakhir sia-sia. Karena Port Of Belawan Gate 3 tak kunjung juga dioperasikan dengan sejumlah alasan.

Saat ini, kondisi Gate 3, itu hampir tidak terawat sehingga sering di manfaatkan sejumlah kendaraan truk untuk parkir di area Gate 3 tersebut.

Bangunan Gate 3 tersebut, menelan dana ratusan juta rupiah yang dikerjakan pada tahun 2017, hingga kini belum ada tanda-tanda untuk di fungsikan.

Dikatakan Hari, salah seorang warga Belawan, seharusnya Gate 3 tersebut sudah layak beroperasi sebagai salah satu pintu gerbang pemeriksaan segala jenis kendaraan yang akan masuk menuju Terminal Petikemas (TPK) Belawan dan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan.

Hari berharap PT. Pelindo I Cabang Belawan segera fungsikan Port Of Belawan Gate 3, agar setiap jenis kendaraan dapat tertata dengan rapi dan tertib.

“Sehingga, area tersebut tidak dimanfaatkan para supir truk untuk memarkirkan jenis kendaraannya. Dan PT. Pelindo I Cabang Belawan sebagai Pengelola dapat segera meresmikan Port Of Belawan Gate 3 tersebut,” harapnya.

Ketika, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, terkait kapan Port Of Belawan Gate 3 itu diresmikan dan berapa uang Negara untuk biaya pembangunan, Humas PT. Pelindo I Cabang Belawan Mufthi Rahman, sampai berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan. (AViD)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *