Dugaan Mark Up Pembangunan Poskamling Malintang Julu, Miswar Hadi: Inspektorat Juga Tidak Pertanyakan Bangunan Itu

307

dutapublik.com, MADINA – Kegiatan pembangunan Poskamling Desa Malintang Julu Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal diduga terjadi mark up angggaran yang bersumber Dana Desa TA. 2023, Rabu (06/03/2024).

Ditemukan pembangunan poskamling yang terbuat dari kayu dengan perkiraan ukuran 3 m x 2 m dengan jumlah bangunan 3 unit dan pagu anggaran Rp. 37.500.000. Diduga sarat dengan mark up dana pembangunan pos tersebut. 

Kata warga, biaya poskamling itu terlalu mahal. Dengan asumsi anggaran untuk pembangunan satu unit sebesar Rp. 12.500.000, jika dikalkulasikan anggaran pembangunan pos kamling tersebut hanya memakan dana kurang lebih 3-4 juta per unit.

“Saya juga baru membangun pondok seperti itu hanya memakan biaya Rp. 2.000.000 maka taksiran bangunan tersebut paling tinggi 3-4 jutaan per unit,” ucap warga.

Atas informasi masyarakat tersebut, awak media langsung mengkonfirmasi Kepala Desa Malintang Julu Miswar Hadi di rumahnya.

Kades saat dikonfirmasi seolah menyudutkan Inspektorat yang diklaim tidak menanyakan terkait pembangunan poskamling tersebut. “Kenapa kalian menanyakan bangunan itu, Inspektorat saja tidak menanyakan bangunan tersebut,” ujar Miswar Hadi.

Dengan lantang juga dia menyampaikan “kalian tahu siapa saya!”

Awak media langsung menjawab Pak Kades itu Keluarga Letnan Dalimunthe Pj. Walikota Sidempuan atau Fendi wartawan. Kades menjawab, “kalian kenal sahwi wartawan?”

Di sisi lain, biaya Poskamling yang fantastis hingga memakan biaya puluhan juta itu apakah dapat berfungsi dengan baik, dimana warga menilai sama saja dengan membuang-buang anggaran negara. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *