dutapublik.com, PEKANBARU – Bermula dari curhatan Danu mantan Suami kepada tim awak media, pada Senin (17/5) Malam, Danu menceritakan kisah pilu dirinya terkait dugaan perselingkuhan Istrinya (sekarang sudah jadi mantan Istri_red) dengan seorang Dekan UIN Suska Riau.
Adalah Hairunas selaku Dekan Fakultas Fisikologi UIN Suska Riau, diduga berselingkuh dengan Istri Danu sewaktu masih berstatus Suami. Selain dugaan selingkuh, Hairunas dituding telah menikahi istri Danu secara Siri. Diketahui, sekarang Hairunas terpilih nenjabat sebagai Rektor UIN Suska Riau.
“Saya atas nama mantan Suami, Danu, yang mana Istri saya yang sekarang telah dinikahi Hairunas secara Siri, meminta Menteri Agama untuk tidak melantik Sang Prof. Hairunas menjadi Rektor UIN Suska Riau. Karena tidak pantas beliau diberi jabatan sebagai rektor UIN,” kata Danu kepada tim awak media.
Lebih Lanjut Danu membeberkan, kecurigaan kelakuan Istrinya sebelum melayangkan gugatan cerai kepada dirinya.
“Kecurigaan saya pada waktu itu, sifat dan karakternya berubah drastis, lebih lagi anak kandung saya sendiri terkejut, sewaktu anak saya dijemput oleh Istri saya ke sekolah dengan menggunankan Mobil Dinas plat merah bersama dengan Dekan UIN Prof Hairun ini. Anak saya langsung yang memberitahukan kepada saya dan malah sudah 2 kali Istri saya dan Hairun ini menjemput anak saya,” bebernya.
Danu menjelaskan, kecurigaan kepada Istrinya dikuatkan dengan bukti chatingan mesra antara Istrinya dengan Dekan UIN Hairunas.
“Chatingan mesra mereka berdua membuat saya terpukul dan berpikir pada Istri saya. Sudah 17 tahun kami berumah tangga, akhirnya hancur rumah tangga saya dikarenakan Hairunas ini, yang akhirnya sampai Istri saya menggugat cerai saya,” ungkap Danu dengan mata berkaca-kaca.
Emosi saya meluap kembali, lajut Danu, saat mendapat informasi dari media. kalau Prof Hairunas terpilih menjadi Rektor UIN Suska Riau.
“Jika Rektor yang terpilih seperti itu, mau jadi apa Mahasiswa dan masa depan pendidikan. Oleh sebab itu terpangil hati saya untuk menceritakan ini semua.”
“Mau jadi apa UIN Suska Riau, kalau dipimpin orang seperti ini. Saya berharap kepada Bapak Menteri untuk tidak melantik Rektor UIN Suska Riau,” sebut Danu tegas.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun tim awak media, pernah terjadi penggerebekan di salah satu Perumahan di Desa Rimbo Panjang dan dari hasil informasi yang didapat dari warga Perumahan membenarkan adanya penggerebekan tersebut.
“Iya Pak, itu Dekan yang digerebek warga sini. Namun lebih lanjutnya Bapak tanya saja kepada Pak Aryo Ketua Perumahan di sini, yang di percayakan Pak RT sebagai perpanjangantangannya Pak RT. Lagian memang agak sombong orang tersebut, mungkin karena dia seorang Dekan dan setiap pagi mereka selalu jalan pagi melewati rumah saya, tapi memang agak sombong orangnya Pak,” ucap warga Perumahan, yang namanya tidak bersedia dipublikasikan.
Ketika tim awak media mencoba mengkonfirmasi terkait kebenaran aksi penggerebekan terhadap rumah yang diduga Hairunas Dekan UIN, namun Aryo membantah informasi tersebut.
“Tidak ada penggerebekan, melainkan mereka sudah dua hari belum melapor ke saya dan mereka itu Suami Istri dengan menguatkan melalui surat yang diberikan kepada saya,” terang Aryo.
Ketika disinggung terkait surat yang diterangkan oleh Aryo, namun Ia tidak bisa memperlihatkannya kepada tim awak media. Sumber Erik. (yasin)





