dutapublik.com, PONOROGO – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Bungkal dan Jetis menggelar apel gabungan sekaligus kerja bakti membersihkan sampah liar di kawasan Jembatan Selopayung, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi persoalan pembuangan sampah sembarangan yang mencemari lingkungan sungai. Jembatan Selopayung merupakan salah satu titik perbatasan antara Kecamatan Bungkal dan Kecamatan Jetis yang selama ini kerap menjadi lokasi pembuangan sampah oleh oknum warga.
Apel gabungan dipimpin Camat Bungkal Wasis, A.P., M.Si., dengan melibatkan 62 personel. Mereka terdiri atas 12 anggota TNI, 20 anggota Polri, 16 pegawai kecamatan, serta 14 orang dari unsur masyarakat, termasuk Pemerintah Desa Bedi Wetan dan Desa Ngasinan.
Dalam arahannya, Camat Bungkal Wasis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh anggota TNI, Polri, pihak kecamatan, serta Pemdes Bedi Wetan dan Ngasinan yang hadir. Semoga kegiatan ini menjadi amal baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Wasis.
Menurut Wasis, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah, tetapi juga mencakup langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah.
Setelah apel, personel dibagi menjadi dua tim. Tim pembersihan bertugas mengangkut tumpukan sampah dari area sungai untuk kemudian dimasukkan ke truk pengangkut.
Sementara itu, tim pencegahan bertugas memasang jaring paranet di sepanjang pagar jembatan. Pemasangan tersebut dilakukan untuk menutup akses dan menghalangi masyarakat yang hendak membuang sampah ke aliran sungai.
Wasis juga mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung sehingga proses pembersihan dapat berjalan aman dan lancar.
Di tempat yang sama, Kapolsek Bungkal AKP Ichwanul Huda, S.H., menegaskan dukungan kepolisian terhadap upaya pencegahan dan penindakan terkait pembuangan sampah sembarangan.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
“Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mencegah berbagai dampak yang dapat ditimbulkan, termasuk potensi banjir,” ujarnya.
Kegiatan apel gabungan dan kerja bakti tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta mencegah praktik pembuangan sampah sembarangan di kawasan Jembatan Selopayung.
(Muh Nurcholis)





