dutapublik.com, BLORA – Pelangi Berkah Ramadan Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu berbagi Takjil, santunan dan buka puasa bersama di Panti Asuhan LKSA Al-Hikmah yang beralamat di Balun Gg. 4, pada Rabu (28/4).
Koordinator Kegiatan STTR Cepu Teguh Yuwono kepada media mengatakan, bahwa kegiatan berbagi Mahasiswa dan juga support dari PMB berbagi Takjil di pertigaan Wanareja dan perempatan Cepu.
“Yah sekitar 100 Takjil lebih dibagikan Mahasiswa kami, setelah itu baru santunan dan buka puasa bersama di panti asuhan ini, sehingga STTR Cepu nantinya diharapkan selalu dekat di tengah masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang peka terhadap kegiatan pengabdian dan sosial di masyarakat Cepu dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara, Pengurus Panti Asuhan, yang diwakili oleh Bagus menuturkan, bahwa kegiatan tersebut memberikan santunan dan acara buka puasa bersama.
“Alhamdulillah pada sore hari ini kita kedatangan rombongan keluarga besar STTR di panti asuhan dalam rangka pemberian santuan dan buka puasa bersama dengan anak-anak Yatim kami yang jumlahnya kurang lebih 60, baik yang tinggal di luar maupun yang di dalam semuanya berkumpul.”
“Tentunya kami selaku pengurus mengucapkan terima kasih telah membantu kami, khususnya keluarga besar panti asuhan, kebetulan hari ini bertepatan bulan suci Ramadan. Sekali lagi kami selaku pengurus banyak mengucapkan terima kasih,” ucapnya.
Sedangkan menurut salah satu pengasuh panti, Erna berharap anak asuhnya bisa lebih giat lagi dalam belajar dan mau sekolah yang lebih tinggi lagi. Jika nanti sudah bekerja bisa membantu adik-adiknya yang masih di panti.
“Ada 15 anak yang tinggal di panti, dari kapasitas 20 yang ada, untuk yang 45 masih ikut dengan neneknya dan yang tinggal di sini semuanya dibiayai panti semua, dari makan, sekolah, uang saku, tapi kalau yang di luar hanya dikasih uang saku setiap bulan dan tiap tiga minggu sekali kita ada pertemuan bersama anak yang tinggal di luar.”
“Sedangkan dulu sudah pernah ada yang kuliah di STAIM Blora dan saat ini juga ada yang sedang skripsi di Madura di Trunojoyo. Tapi kebanyakan anak di sini ketika lulus maunya langsung bekerja, tapi untuk pengurus inginnya ya masuk jenjang lebih tinggi. Terima kasih STTR telah berkunjung ke sini, semoga berkah dan dapat memotivasi anak-anak untuk bisa meraih pendidikan yang lebih tinggi lagi, syukur-syukur bisa masuk STTR,” tukasnya. (Ysn)





