Gunakan Metode Tumpang Sari, Proyek TPT Dana Desa Sindangkarya Tahap 1 Diduga Beraroma Fiktif

289

dutapublik.com, KARAWANG – Proyek Pembangunan berupa pekerjaan turap yang diduga bersumber dari Dana Desa Tahap 1 Tahun Anggaran 2023 yang dikerjakan di Dusun Babakan Kukun Desa Sindangkarya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, terkesan asal jadi dan disinyalir tidak sesuai Spek dan RAB.

Hasil kroscek media, Sabtu 25 Maret 2023 di lokasi terlihat jelas dari pemasangan batu kali untuk pondasi tidak digali terlebih dahulu. Serta tidak pakai adukan pasir semen, tetapi batu kali hanya ditancapkan pada lumpur saja, dalam keadaan air menggenang, di area itu juga tidak dipasang kisdam penahan debit air.

Selain tidak terpampangnya plang papan informasi, bangunan lama TPT malah ditumpang sari dengan fisik yang sedang dikerjakan. TPT lama dibiarkan dan tidak dibongkar terlebih dahulu malahan langsung dipasang batu kali di atas bangunan TPT lama dengan diberi adukan baru.

Dengan pekerjaan pembangunan TPT yang dikerjakan terkesan asal jadi dan disinyalir tidak sesuai RAB, salah satu warga setempat yang enggan menyebutkan namanya merasa sangat kecewa sekali dengan hal itu.

“Kalau bangunan TPT dikerjakan tidak sesuai RAB pastinya bangunan tersebut tidak memiliki kwalitas yang bagus, saya rasa bangunan TPT itu tidak akan bertahan lama,” ujarnya.

Dengan adanya pembangunan TPT ini, dimohon kepada dinas terkait agar segera kroscek ke lokasi jangan sampai proyek Dana Desa Tahap 1 Tahun Anggaran 2023 Desa Sindangkarya menjadi ajang korupsi oleh pihak pelaksana untuk meraup keuntungan besar. Karena jika pembangunan TPT ini tidak sesuai standar maka dikhawatirkan pengerjaannya akan cepat ambruk dalam waktu dekat.

Sementara itu sampai berita ini diterbitkan, pihak pelaksana dan Kepala Desa Sindangkarya Dini Novi Andryani sebagai penanggung jawab, susah ditemui dan terkesan menghindar untuk dikonfirmasi awak media seputar mekanisme TPT di desanya. (Bunsal)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *