H. Danu Hamidi Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dari Fraksi Partai Gerindra Apresiasi Eksistensi Satuan Pendidikan Non Formal

421

dutapublik.com, KARAWANG – Eksistensi dan kinerja pengelola satuan pendidikan non formal atau akrab disebut PKBM dewasa ini kian terasa dimata masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah. Karena keberadaan lembaga PKBM secara tidak langsung turut membantu pelayanan terhadap masyarakat terutama penyediaan layanan pendidikan bagi masyarakat yang karena berbagai faktor tidak bisa menikmati layanan pendidikan di sekolah formal.

foto bersama Ir. H.Danu Hamidi dengan pengelola PKBM Sanggar Juang

Dewasa ini PKBM sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata atau hanya dianggap sebagai pelengkap sistem pendidikan di Indonesia, karena sekarang seluruh proses yang dilakukan di PKBM hampir sama dengan proses yang dilaksanakan di sekolah-sekolah formal.

Yang sedikit membedakan adalah proses belajar mengajar yang sifatnya lebih fleksibel dan tidak membatasi usia peserta didik yang mengikuti pembelajaran di PKBM. Faktor inilah yang mengakibatkan posisi PKBM di tengah masyarakat kalangan bawah sangat dominan.
Selain mampu melahirkan alumni yang kompetitif, secara tidak langsung keberadaan PKBM turut berperan besar dalam peningkatan IPM.

Hal tersebut diakui oleh Ir. H. Danu Hamidi anggota DPRD kabupaten Karawang dari Fraksi partai Gerindra saat berbincang dengan jajaran pengelola PKBM Sanggar Juang pada Minggu (21/5) di sela-sela acara reses nya di desa Cirejag. Pada kesempatan tersebut Ir. H. Danu Hamidi sangat mengapresiasi kinerja para pengelola PKBM yang selalu bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan pendidikan terhadap masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja dan kerja keras para pengelola PKBM yang selalu berusaha meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu H. Danu Hamidi pun memaparkan nilai positif keberadaan PKBM di masyarakat dan bagi Pemerintah Daerah.

“Program-program PKBM sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tertinggal dalam layanan pendidikan karena berbagai faktor baik itu faktor ekonomi, sosial maupun faktor usia. Sehingga dengan adanya PKBM secara tidak langsung turut membantu masyarakat tersebut, ” paparnya

“Sedangkan bagi Pemerintah Daerah, nilai positif yang dirasakan adalah meningkatnya IPM. Sejak adanya PKBM, IPM kabupaten Karawang naik secara signifikan,” pungkasnya. (Endang Andi).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *