dutapublik.com, PROBOLINGGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo Hafiluddin Faqih dari dapil paiton,kotaanyar, pakuniran melaksanakan reses tahap lll masa sidang lV 2023 di Desa Sogaan kecamatan pakuniran kab Probolinggo. Sabtu (05/07/2023).
Masa reses merupakan masa di mana DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR. Pada masa reses, para anggota dewan ini berkesempatan untuk bertemu dan menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Hal ini dilakukan guna menjaring dan menampung aspirasi serta melaksanakan fungsi pengawasan.
Hafiluddin Faqih, anggota Komisi D ini melakukan kegiatan reses bertempat di lapangan voli ball Aregan Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Sabtu (12/10). Reses kali ini Ra Hafil memilih bertemu dengan warga milenial Karang Taruna Desa Sogaan.
“Kenapa hari ini khusus dengan karang taruna, karena untuk memenuhi aspirasi dari generasi milineal. Selain silaturahmi, untuk memberikan motivasi kepada para generasi penerus bangsa ini,” kata Ra Hafil di hadapan sekitar 50 pengurus dan anggota Karang Taruna.
Ra Hafil mengatakan, sengaja menghadirkan Karang Taruna dalam kegiatan reses untuk memberikan pemahaman dan menampung aspirasi dikalangan para pemuda milenia. Terutama pemahaman mengenai tugas dan fungsi dewan.
“Masih banyak generasi muda yang belum memahami kinerja dewan itu seperti apa, karena itu kegiatan ini diharapkan selain untuk menampung aspirasi, juga untuk memberikan pemahaman mengenai kinerja dewan,” kata Ra Hafil.
Dalam kesempatan itu, Ra Hafil menjelaskan mengenai tiga fungsi dewan, yaitu fungsi legislasi, fungsi penganggaran, dan fungsi pengawasan. Termasuk tugas Komisi D, yang membidangi pendidikan, pemuda dan olah raga, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan.
Fungsi legislasi, tutur Ra Hafil, menggodog aturan daerah atau peraturan daerah (perda). Fungsi anggaran membahas usulan program yang disampaikan eksekutif. Fungsi pengawasan atau kontroling kebijakan daerah, seperti anggaran dan program pemerintah daerah lainnya, tapi bukan yang menyangkut hal hal teknis. (Snr).


