Irwanto Kritik Keras Oknum Wartawan Jadi Alat Dakor Pemborong

332

dutalublik.com, KARAWANG – Proyek Dinas PUPR Kabupaten Karawang, yakni pekerjaan penurapan saluran dusun Kalenjeruk RT 001/003 Desa Sukamekar Kecamatan Jatisari  yang dikerjakan oleh CV.ANANDA RESA, membuat kegaduhan bagi wartawan.

Pasalnya, Hendrik, selaku pelaksana  proyek tersebut telah memberikan sejumlah uang kepada seseorang yang konon katanya berprofesi sebagai wartawan bernama Gunawan. Di mana, uang tersebut biasa disebut Dakor atau dana koordinasi diberikan kepada para wartawan yang manakala pemborong akan mulai melaksanakan pekerjaannya.

Menurut keterangan para pekerja di lokasi, bahwa proyek tersebut adalah milik Hendrik.

“Adapun untuk koordinasian wartawan sudah diserahkan ke Pak Gunawan,” ungkapnya, Kamis 13 Juli 2023, saat di lokasi.

Hendrik, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya telah memberikan sejumlah uang kepada orang yang mengaku wartawan.

“Ia saya sudah berikan uang kepada Gunawan untuk dikasihkan ke rekan media,” jelasnya.

Guna memastikan kebenaran informasi tersebut, wartawan media ini langsung menghubungi Gunawan melalui pesan WhatsApp-nya, menanyakan uang yang diberikan Hendrik kepadanya untuk dibagi-bagikan kepada rekan media. Gunawan dengan singkat menjawab,” Bener pisan,” ucapnya.

Kemudian Gunawan menambahkan “Mau diberitakan,” katanya.

Menanggapi hal itu, wakil ketua Media Independen Online (MIO) Indonesia DPD Jawa Barat Irwanto, mengatakan, bahwa wartawan itu tugasnya adalah sebagai kontrol sosial bukan tukang bagi-bagi duit dana koordinasi. Bila sudah keluar dari fungsinya, maka itu namanya oknum.

“Nanti saya coba koordinasi dengan pimpinan redaksinya. Kebetulan di organisasi MIO Indonesia ini ada media tersebut yang gabung juga,” katanya.

Irwan, menambahkan, dengan pemborong memberikan uang untuk dibagikan kepada para wartawan, bila dicermati seperti politik.

“Jangan mau diadu dombakan sesama rekan. Masing-masing aja. Jangan main tekel. Biarkan masing-masing menjalankan tugas dan fungsinya,” pungkas Irwanto. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *