dutapublik.com, TANGGAMUS – Sabtu (2/4), kondisi Jambatan Gantung yang merupakan akses jalan alternatif masyarakat Pekon Tanjung Raja dan Pekon Tanjung Jati Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus untuk menuju Pantai dan akses menuju Kantor Kecamatan setempat kini kondisinya sangatlah memprihatinkan.
Oleh karena itu, Jembatan Gantung sepanjang 20 meter kini sangatlah memprihatikan, sehingga masyarakat harus extra hati-hati jika ingin melitasi jembatan tersebut.
Jembatan yang terbuat dari besi dan landasannya dari papan/kayu tersebut, kini posisi landasannya sudah tidak layak terkesan tidak terawatt. Padahal Jembatan Gantung tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat jika ingin menuju arah Pantai dan Kecamatan.
Saat ini, masyarakat setempat sudah tidak berani lagi untuk melintasi Jembatan Gantung tersebut. Padahal, jika tidak melewati Jembatan Gantung, maka harus dengan cara menyebrangi sungai dan hal tersebut sangatlah berbahaya, dikarenankan arus sungai cukup deras dan butuh kehati-hatian.
Dengan kondisi Jembatan Gantung yang seperti itu, akhirnya Sekjen Yayasan Penelitian Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Tanggamus, Hipzoni angkat bicara. Ia menjelaskan, bahwa Jembatan Gantung tersebut adalah peghubung ke Pekon Tanjung Raja dan Pekon Tanjung Jati.
“Jembatan Gantung itu dibangun sekitaran tahun 2009 lalu, waktu itu saya masih duduk di kelas 1 SMP, dibangun Zaman PPM,” ungkapnya.
Padahal, kata Hipzoni, jalan tersebut merupakan jalur utama akses masyarakat jika ingin ke Pantai dan ingin ke Kecamatan.
“Kondisi jembatan saat ini benar sangat memprihatikan. Kami berharap kepada Pemkab Tanggamus harus segera memperbaiki jembatan tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa.”
“Seharusnya Pemkab Tanggamus melalui aparaturnya lebih aktif untuk mengecek Fasilitas Umum seperti jembatan dan sebagainya. Jangan ada pembiaran terhadap hal tersebut. Apakah harus ada korban jiwa dari rakyat yang menyebrangi jembatan tersebut? Cetusnya.
Sementara itu saat di lokasi Jembatan Gantung, Sili, salah satu warga yang ingin melintas Jembatan Gantung tersebut kepada awak media menyampaikan, bahwa kondisi rusaknya Jembatan Gantung tersebut sudah berjalan lama dan belum ada perbaikan juga hingga saat ini.
“Saya tadi melewati Jembatan Gantung ini, ngeri karena landasan Jembatannya sudah tak layak lagi. Tadi itu saya mutar lewat Sungai. Gak berani lewat Jembatan. Harapan saya kepadaPpemerintah setempat dan Dinas terkait agar segera memperbaiki Jembatan ini. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Ya syukur-syukur kalau dibangun permanen,” ucapnya. (Sarip)





