Kapendam Diponegoro Optimalisasi Publikasi Lewat Penataran

381

dutapublik.com, SEMARANG – Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Enjang, S.I.P., memimpin acara penataran optimalisasi publikasi berita satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro TA. 2022 di Aula Pendam IV/Diponegoro. Rabu (16/2).

Dihadiri oleh Wakapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Muchlis Gasim, S.H., M.Si., dan seluruh Kapenrem beserta Penerangan Satuan (Pensat) jajaran Kodam IV/Diponegoro, acara tersebut dilaksanakan sebagai ajang saling sharing untuk kemajuan maupun peningkatan publikasi jajaran Kodam IV/Diponegoro dengan menghadirkan salah satu rekan wartawan sebagai pemateri dalam penyampaian strategi meningkatkan pemberitaan.

“Ini kita laksanakan untuk meningkatkan kemampuan personel Penerangan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam bidang jurnalistik dan pengelolaan Medsos guna publikasi satuan,” ujar Enjang.

Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran Virus Corona Di Masa PPKM Darurat Level 4, Polisi Bubarkan Warga Yang Berkerumun

Melalui sambutannya Kapendam menyebutkan bahwa sebagai seorang insan Penerangan harus cerdas dan penuh inovasi dalam menghasilkan publikasi berita yang berkualitas. Peperangan yang saat ini dihadapi lebih kepada perang informasi.

“Kita sebagai insan Penerangan menjadi ujung tombak dari peperangan tersebut karena kita adalah mata dan telinganya pimpinan kita,” tegasnya.

Kapendam Enjang juga menjelaskan bahwa kedepan peran dan fungsi Penerangan akan dihadapkan pada tantangan yang semakin berat dan kompleks, dimana perkembangan informasi begitu cepat dan munculnya berbagai media yang mengedepankan percepatan informasi tanpa melihat fakta terlebih dahulu serta masuknya dunia pada tataran perang informasi.

Baca Juga:  Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan

Untuk itu kepada seluruh peserta, Kapendam berpesan “Jadilah agen informasi yang smart dan adaptif terhadap segala bentuk perkembangan teknologi“.

Meneruskan penekanan dari Kadispenad, Kapendam menekankan kepada Pensat jajaran Kodam IV/Diponegoro agar mempublikasikan potensi sumber daya alam yang ada di masing masing wilayah binaan dalam bentuk konten. Contohnya dalam pembuatan video pengelolaan Rawa Pening dan Rawa Jombor. (Agung)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *