dutapublik.com, PEKANBARU – Event lari terbesar di Pulau Sumatra, Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026, resmi dibuka pada Minggu (19/7/2026) pagi. Kegiatan diawali dengan flag off yang dilakukan oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana.
Flag off kategori Half Marathon (21K) dilaksanakan pukul 05.30 WIB, sedangkan kategori 10K dan 5K dimulai pukul 06.00 WIB. Start dan finis dipusatkan di depan Mapolda Riau. Sebelum perlombaan dimulai, peserta mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan arahan keselamatan lomba (race briefing).
Turut hadir Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi, para pejabat utama Polda Riau, serta Karorena Polda Riau Kombes Pol. Daniel Widya Mucharam selaku Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan ribuan peserta yang telah berpartisipasi. Menurutnya, Riau Bhayangkara Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan gerakan nyata untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui tema “Riau Melawan Karhutla.”
“Hari ini kita merayakan Hari Bhayangkara ke-80 bersama masyarakat sekaligus mengusung semangat melawan kebakaran hutan dan lahan. Kita juga mengajak seluruh masyarakat menjaga gajah, harimau Sumatra, dan ekosistem yang ada di Provinsi Riau,” ujar Irjen Pol. Herry Heryawan.
Ia menegaskan bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.
“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Mari kita tumbuhkan komitmen bersama untuk melestarikan lingkungan demi masa depan generasi mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi Polda Riau atas penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilai mampu mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kita menunjukkan komitmen bersama dalam melawan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” katanya.
Riau Bhayangkara Run 2026 diikuti sekitar 15.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Perlombaan terbagi dalam tiga kategori, yaitu Half Marathon (21K) sebanyak 2.511 peserta, 10K sebanyak 5.000 peserta, dan 5K sebanyak 7.569 peserta.
Berbeda dari tahun sebelumnya, seluruh peserta memperoleh merchandise berupa boneka anak gajah Nona Seroja yang membawa bibit pohon. Bibit tersebut diharapkan ditanam oleh para peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Mengusung tema “Run with Purpose, Move Forward with Riau”, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun solidaritas kemanusiaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui konsep Green Policing, Polda Riau ingin menanamkan budaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga pada perubahan pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam.
“Alam bukan warisan yang bebas kita habiskan, tetapi titipan yang wajib kita jaga untuk generasi penerus bangsa,” tegas Kapolda Riau. (NH)





