dutapublik.com, BEKASI – Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Bripka Agung Sulistyo, melakukan pemantauan debit air Sungai Cibeet dan Sungai Citarum di Kampung Nanggewer, RT 001/002, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (13 Januari 2026).
Pemantauan tersebut dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir, yang berpotensi menyebabkan luapan sungai dan banjir di sejumlah wilayah.
Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugiharto, S.H., menyampaikan bahwa terdapat beberapa desa yang berpotensi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cibeet, di antaranya Desa Labansari dan Desa Cipayung.
“Wilayah yang berpotensi mengalami dampak banjir cukup tinggi adalah Desa Labansari, karena lokasinya berdekatan dengan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, Kompol Sugiharto menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pemantauan secara berkala dan berkoordinasi dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) untuk meninjau kondisi debit air sungai di wilayah Cikarang Timur.
“Langkah dari Polsek Cikarang Timur, kami selalu berkoordinasi dengan FPRB. Apabila hujan turun secara terus-menerus, sejak malam hari kami rutin memonitor kondisi aliran sungai,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi aliran air Sungai Cibeet masih terpantau aman dan belum menunjukkan tanda-tanda luapan yang membahayakan.
Dalam menghadapi musim penghujan, Polsek Cikarang Timur menegaskan kesiapsiagaan dalam memantau curah hujan dan aliran sungai. Apabila terdapat laporan wilayah terdampak banjir, pihak kepolisian siap bergerak cepat menuju lokasi untuk memberikan bantuan dan pengamanan. (SM Migung)





