dutapublik.com, TANGGAMUS – Ketua Lembaga Jaringan Aspirasi Rakyat (Jarak) Lampung, Supriansyah bersama Arpan Ketua LSM Masyarakat Pemantau Pendidikan Dan Pembangunan (MP3) layangkan surat ke RSUD Batin Mangunang, Kabupaten Tanggamus, pada Jum’at (5/11).
Hal itu dilakukan karena tidak puas atas penjelasan bagian sarana dan prasarana RSUD Batin Mangunang beberapa hari sebelumnya yang mengaku tidak tahu tentang persoalan itu.

Arpan Ketua MP3
“Beberapa hari lalu kami telah konfirmasi ke bagian sapras rumah sakit, kami minta pembuktian atas penjelasan pihak rumah sakit sebelumnya, tapi jawabannya gak jelas,” kata Supriansyah
Supriansyah mengungkapkan bahwa pihaknya bukannya mendapat penjelasan jumlah barang yang diminta, akan tetapi meminta dibuktikan kebenaran dari kegiatan-kegiatan sesuai dengan data yang telah diterima dari pihak rumah sakit sebelumnya.
“Pihak rumah sakit kan hanya mengirimkan data jumlah barang melalui DPRD Tanggamus tapi fisiknya entah kemana, kami cuma ingin melihat fisiknya saja kok ada atau tidak. Selain itu, dalam hal kegiatan-kegiatan lain ya dibuktikan kalau betul dilaksanakan,” ungkapnya.
Harapan Supriansyah agar pihak rumah sakit bisa menunjukkan barang-barang yang dibeli dan bukti-bukti dalam kegiatan lain pada tahun anggaran 2020 lalu, sehingga tidak ada lagi dugaan kegiatan fiktif.
Sementara sebelumnya, Kepala Bagian Sarana dan Prasarana, Dirhamsyah saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu tentang persoalan itu, ia meminta agar secara tertulis untuk barang-barang yang dimaksud.
“Saya masuk di sini bulan Desember, kalau proses yang dulu saya tidak tau, bukan saya mau ngeles, itu bukan zaman saya, saya masuk sini bulan Desember, itu kan prosesnya tahun 2019, pembeliannya tahun 2020,” ungkapnya.
Terkait pernyataan tersebut, Ketua Jarak menganggap lucu pernyataan dari Kabid Sarpras. “Lucu juga Kabid Sarpras kita ini, masa hampir satu tahun dia menjabat tidak tau tetang pengadaan Sarana dan Prasarana yang dilaksanakan sebelum menjabat. Bisa hilang semua Aset Negara kalau begitu. Saya jadi tanda tanya, Apa Tupoksi Kabid Sarpras ini sebenarnya? Tapi kita tidak boleh suuzon sama Kabid Sarpras. Karena kita tidak mau suudzon, maka saya selaku ketua Jarak bersama ketua MP3 yaitu saudara Arpan melayangkan surat kepada Pimpinan RSUD Batin Mangunang,” ungkap Supriyansyah.
“Harapan kami pihak rumah sakit bisa mengundang kami dan disaksikan oleh kawan-kawan media untuk membuktikan bahwa barang-barang itu ada, jangan hanya berupa tulisan saja,” pungkasnya. (Sarip)





