dutapublik.com, GARUT – Kenaikan harga BBM di seluruh Indonesia dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat seluruh Indonesia. Kenaikan BBM ini mempengaruhi terhadap segala sendi kehidupan khususnya bidang ekonomi. Masyarakat pada umumnya merasakan dampak dari kenaikan harga BBM tersebut.
untuk mengatasi dampak kenaikan BBM tersebut pemerintah Indonesia membagikan dana subsidi sebesar Rp. 600.000, untuk 4 bulan, sebagai konsekuensi dari kenaikan BBM. Hal ini juga di rasakan warga Desa Suci kecamatan karangpawatin Kabupaten Garut Jawa Barat. Desa yang digawangi seorang sarjana peternakan, Dian Rusdianto, mengatakan bahwa dampak kenaikan BBM ini sangat terasa oleh berbagai kalangan khususnya warga Desa Suci.
“Alhamdulillah tepatnya Rabu 14 September 2022 pihak pos bekerja sama dengan pemerintahan Desa Suci bertempat di aula desa Suci membagikan dana subsidi dari pemerintah. Desa Suci memiliki kurang lebih 800 KPM (keluarga Penerima Manfaat) yang berhak mendapatkan BLT BBM ini, ungkap kades.
Disinggung awak media mengenai warga atau masyarakat yang tidak atau belum mendapatkan BLT BBM kades mengatakan bahwa warga yang belum dapat BLT BBM harap mengerti dan bersabar. Mungkin saja kedepannya pihaknya bisa memperjuangkan bagi warga yang belum mendapatkan agar bisa mendapatkannya.
“Warga yang belum mndapatkan BLT BBM harap mengerti dan bersabar, mungkin kedepannya bisa diperjuangkan, ” Kata Kades.
Lalu, demi lancarnya pembagian BLT BBM tersebut pemerintah Desa Suci membagi ke dalam dusun yang mana setiap dusun ada 5 rukun Warga.
Menurut salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa uang BLT BBM ini akan dimanfaatkan untuk membeli sembako. (MD).


