Komisi I DPRD Majalengka Sidak Pembangunan Pabrik Yang Diduga Tak Berizin

543

dutapublik.com, MAJALENGKA – Berawal dari informasi adanya pembangunan sebuah pabrik yang diduga belum memiliki izin, membuat sejumlah anggota dari Ketua Komisi hingga Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Gandawesi Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Selasa (10/5).

Mereka datang dan langsung memantau situasi pembangunan pabrik seluas 4,8 hektar itu dan bertemu dengan perwakilan owner pabrik dan terjadi diskusi.

Sekertaris Komisi I DPRD Majalengka Dasim Raden Pamungkas mengatakan, bahwa agenda sidak ini dilaksanakan karena adanya informasi pembangunan pabrik di wilayah Desa Gandawesi yang diduga tidak berizin.

“Pertama kami komisi I setelah membaca di media sosial, di pemberitaan, bahwa ada pembangunan di Desa Gandawesi yang diduga tidak berizin. Sehingga kami komisi I melakukan langkah cek lapangan. Kita undang semua,” ujarnya kepada media dutapublik.com, pada Selasa (10/5).

Setelah agenda sidak ini dilaksanakan, kata Dasim, Komisi I akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan pabrik di wilayah Desa Gandawesi ini dengan tujuan untuk membantu investor jika mengalami kendala dalam proses pembuatan izin.

“Tujuannya membantu jika ada masalah dalam izinnya kita bantu. Kita membuka diri Majalengka supaya semua investor datang ke Majalengka, tapi izinnya jangan diperlambat. Nanti kita cari di mana kalau memang ada masalah, masalahnya di mana. Apalagi sekarang sudah sistem Online Single Submission (OSS), izin itu mudah dan cepat,” jelasnya.

Dasim menambahkan, upaya tersebut dilakukan, karena Komisi I saat ini belum bisa menyimpulkan apakah pembangunan pabrik tersebut berizin atau tidak.

“Nanti tindak lanjutnya kita akan undang semua pihak yang berkompeten perizinan, kita undang ke Komisi I, seperti PUTR, Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, nanti kita undang,” pungkasnya. (Tengku Syafrudin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *