LSM GMBI Kritisi Dunia Pendidikan Di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi

231

dutapublik.com, BEKASI – Sekjen LSM GMBI KSM Kecamatan Pebayuran sangat menyayangkan atas tindakan para oknum di SMAN 1 Pebayuran terkait adanya dugaan pungli yang bersifat seikhlasnya. Sedang fakta di lapangan siswa dikenakan penebusan rapot dari kisaran angka Rp20 ribu sampai Rp50 ribu per siswa

Sam Metro selaku Sekjen LSM GMBI KSM Kecamatan Pebayuran dalam hal ini sangat mengecam atas tindakan oknum-oknum tersebut, yang diduga memanfaatkan momen tersebut.

“Pada dasarnya dunia pendidikan ini sangat miris sedangkan pemerintah melalui Kementerian Kembudristek (Kementerian pendidikan kebudayaan riset dan tekhnologi) sudah memanjakan dengan berbagai macam anggaran untuk mempermudah dan memfasilitasi untuk masyarakat sampai lapisan terbawah untuk bisa mengenyam pendidikan dengan moto pendidikan gratis tapi kenyataanya masih banyak oknum-oknum yang mencoreng dunia pendidikan tersebut, contohnya yang terjadi di SMAN 1 Pebayuran, dengan dalih apapun itu adalah pungli (pungutan liar),” tegas Bang Sam metro.

“Kami selaku LSM GMBI KSM Kecamatan Pebayuran akan membuat surat aduan ke Dinas Pendidikan Propinsi Jawabarat yang ada di wilayah 3 Kabupaten Bekasi, demi terciptanya pendidikan yang benar-benar tidak membebani masyarakat atau orang tua siswa yang ekonominya jauh dari kata layak,” tutup Bang Sam Metro Sekjen GMBI. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *