MARYADI Calon Kades Peniraman, Siap Mengabdi Untuk Masyarakat Desa Peniraman

495

dutapublik.com, MEMPAWAH Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Mempawah sudah bergulir, hanya tinggal beberapa desa yang belum melaksanakannya, salah satunya Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh.

Seorang pemuda yang mempunyai nama lengkap Maryadi, S.Pd., yang akrab dipanggil Yadi dan memiliki sifat sopan dan santun terhadap semua warga yang bakal meramaikan bursa calon kepala desa Peniraman.

Yadi dalam keterangannya kepada Tim dutapublik, Senin (19/6/2023) dini hari, menyampaikan bahwa dia akan ikut pencalonan pilkades karena merasa terpanggil ingin membangun Desa Peniraman lebih maju dengan Slogan “ Terwujudnya perubahan internal dan eksternal Desa Peniraman dengan niatan ibadah dan mengabdi ke masyarakat untuk mencapai Desa yang adil makmur dan sejahtera”.

Ia mengaku ikut menjadi calon pilkades bukan karena orang lain tapi atas dasar niat yang kuat dari hatinya sendiri.

“saya tidak melihat siapa yang mendukung dan siapa yang tidak, bagi saya tidak apa – apa, itu satu hal yang biasa saja, bahkan ada yang mengatakan bahwa saya terlalu muda dan belum layak menjadi pemimpin,” katanya.

Sebagai sosok yang masih muda dan bertempat tinggal di Desa Peniraman RT 017 RW 005, ia berkeyakinan bahwa dirinya dengan mendapatkan nomer urut 5 dalam pemilihan, akan membuktikan kelayakannya sebagai kepala desa, jika terpilih nanti.

“Apabila terpilih, Insya Allah baru saya akan buktikan, bahwa saya memang layak dan siap untuk mengemban amanah masyarakat Desa Peniraman,” tegasnya.

Yadi yang sangat tekun dengan rutinitasnya di bidang sosial kemanusian. Sehingga bicara sosial kepedulian kemasyarakatan sudah tidak diragukan lagi.

Disinggung mengenai konsep apa yang akan dilakukannya jika terpilih menjadi kades, dia menjawab akan melaksanakan amanah dengan baik.

“saya akan mengemban amanah, kita laksanakan, terutama dalam bidang sosial kemanusiaan,” ungkapnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut dikatakannya, apabila Yadi terpilih akan mengemban amanah sebagai kepala desa.

“Dalam politik itu tidak ada senior ataupun junior, tapi kita harus saling menghargai dan menghormati, yang sudah senior menghormati junior, yang junior menghargai seniornya,” katanya sambil tersenyum.

“Mari kita sama – sama memajukan Desa yang kita cintai menjadi Desa yang lebih maju, dan saya yakin dengan visi dan misi saya Desa Peniraman akan lebih maju, unggul, kreatif, berbudaya dan sejahtera,“ pungkasnya. ( Abdul Mutholib ).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *