Mendagri Tito Karnavian Minta ASN Kemendagri dan BNPP Tingkatkan Kinerja Usai Lebaran 1447 H

74

dutapublik.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memberikan amanat dalam kegiatan halalbihalal di Plaza Gedung A, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“Saya atas nama pribadi, keluarga, serta sebagai pimpinan Kemendagri dan BNPP mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Saya berharap kita dapat bekerja lebih baik,” ujarnya.

Mendagri menegaskan pentingnya peningkatan kinerja setelah masa libur yang cukup panjang. Ia juga mengapresiasi para pegawai yang tetap menjalankan pelayanan publik selama periode libur. Bahkan, pada hari raya, para kepala daerah tetap bersiaga.

Ia menambahkan, pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau kepala daerah untuk tidak bepergian ke luar negeri serta tetap siaga sejak satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Lebaran. “Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang tetap bekerja meskipun dalam masa libur panjang. Bagi yang telah melaksanakan libur, anggap sebagai waktu untuk mengisi ulang energi agar lebih sehat dan segar dalam menghadapi tugas ke depan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mendagri mengingatkan ASN Kemendagri dan BNPP agar terus bekerja keras dalam mendukung pemerintah daerah (Pemda) serta kementerian/lembaga (K/L), terutama dalam menjalankan program prioritas Presiden. Program tersebut meliputi pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, penanganan sampah, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, pembangunan tiga juta rumah, serta pemulihan pascabencana di Sumatera.

Ia juga menyampaikan bahwa masih banyak tantangan ke depan, termasuk dinamika global yang berpotensi memengaruhi pasokan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini turut berkaitan dengan wacana penerapan Work From Anywhere (WFA) yang akan diumumkan pemerintah, dengan merujuk pada pengalaman Working From Home (WFH) saat pandemi Covid-19.

“Rekan-rekan harus berpikir bukan tentang apa yang diberikan organisasi, tetapi apa yang bisa diberikan kepada organisasi. Ini adalah tempat kita bekerja dan mendapatkan penghidupan serta status,” tegasnya.

Usai memberikan amanat, Mendagri didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Tri Tito Karnavian menyapa dan bersalaman dengan para ASN. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus, Sekretaris Jenderal Tomsi Tohir, serta para pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri dan BNPP. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *