Mirza Ananta Sosialisasikan Perda Pajak Daerah Jawa Timur di Hadapan Ratusan Jamaah Yasin Desa Bancar Ponorogo

36

dutapublik.com, PONOROGO – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, Mirza Ananta, S.Sos., menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kegiatan ini berlangsung khidmat di lingkungan Jetak, Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (7/3/2026).

Acara tersebut dihadiri ratusan ibu-ibu jamaah yasin yang tampak antusias menyimak paparan mengenai regulasi terbaru terkait perpajakan di tingkat provinsi. Selain Mirza Ananta, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Pamuji, serta Kepala Desa Bancar, Agus Sudarmono, beserta perangkat desa setempat.

Dalam sambutannya, Mirza Ananta menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah melalui kepatuhan dalam membayar pajak. Ia menjelaskan bahwa Perda Nomor 8 Tahun 2023 dirancang untuk menciptakan sistem pemungutan pajak daerah yang lebih adil dan efisien.

“Pajak daerah adalah napas pembangunan di Jawa Timur. Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat, khususnya di pelosok desa, memahami bahwa setiap rupiah yang dibayarkan melalui pajak akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan yang lebih baik,” ujar Mirza Ananta.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan ibu-ibu jamaah yasin sangat strategis karena mereka berperan sebagai penyampai informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Pamuji, mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut. Menurutnya, koordinasi antara legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten sangat penting agar kebijakan pemerintah dapat berjalan selaras.

“Kami di DPRD Kabupaten sangat mendukung langkah Pak Mirza. Sinergi antara kebijakan provinsi dan kabupaten harus berjalan searah. Dengan pemahaman yang baik mengenai pajak daerah, kita dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah demi kemajuan Ponorogo ke depan,” tegas Pamuji.

Sementara itu, Kepala Desa Bancar, Agus Sudarmono, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran para wakil rakyat di desanya. Ia berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat rutin dilaksanakan agar aspirasi masyarakat di tingkat desa dapat tersampaikan langsung kepada para pengambil kebijakan.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama ratusan jamaah yasin yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat yang mereka wakili. (Muh Nurcholis)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *