dutapublik.com, PEKANBARU – Permasalahan yang dihadapi oleh Negara yang dikenal kaya dengan sumber daya alam ini, seolah sangat ironis sekali, ketika Minyak Goreng langka dan mahal melanda seakan mencekik rakyat kecil yang ada di Indonesia.
Hal itu yang disesalkan oleh Anggota DPD RI Dapil Riau dr. Misharti. Dirinya pun geram dengan terjadinya kelangkaan minyak goreng di Riau. Karena menurutnya, Riau sendiri adalah Negeri Minyak.
“Sangat sedih melihat kondisi masyarakat kita saat ini, ketika minyak goreng diberi subsidi oleh pemerintah, itu langka. Ketika pemerintah mencabut subsidi, minyak goreng muncul kembali,” ungkapnya, pada Minggu (20/3).
Perempuan kelahiran Desa Teratak Buluh ini merasa prihatin dengan apa dirasakan masyarakat Riau saat ini dan Ia juga berharap, pemerintah dapat bersikap tegas atas kejadian yang fatal ini.
“Satu lagi saya mohon pemerintah jangan mengekspor minyak goreng, cukupi dulu kebutuhan kita saat ini yang ada di Indonesia dan yang lebih miris lagi di Provinsi Riau. Dikenal dengan penyumbang CPO terbesar dan di Riau pula minyak goreng langka,” tegasnya.
Sementara itu, ia selaku wakil rakyat Riau yang berada di Senayan akan menekankan agar pemerintah mengambil sikap yang tegas terkait kelangkaan minyak goreng tersebut.
“Kami secara lembaga DPD RI turut berduka cita dengan apa yang dirasakan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Riau sendiri. Pemerintah harus melakukannya pengawalan yang ketat dan terukur, sehingga masalah ini teratasi segera,” tuturnya. (Rahman)





