dutapublik.com, CIREBON – Kabupaten Pemerintah Desa Plumbon menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Anggaran Desa Tahun 2024 di aula desa setempat, pada Selasa (22/1/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran desa berjalan sesuai dengan perencanaan dan aturan yang berlaku.
Hadir dalam acara tersebut Camat Plumbon Sukana, Sekretaris Camat Plumbon Nana, Kasipem Murdani, Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Nani Marlina, pendamping desa, serta perangkat desa Plumbon.
Dalam sambutannya, Camat Plumbon menyampaikan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. “Kegiatan monev ini merupakan salah satu bentuk pengawasan agar setiap penggunaan anggaran desa benar-benar berdampak pada masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan,” ujar Sukana Camat Plumbon.
Pendamping Desa juga turut memberikan masukan terkait pelaksanaan program kerja desa yang didanai oleh anggaran desa, mulai dari sektor infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu Sukiba, selaku Kuwu Desa Plumbon mengapresiasi seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan ini. Ia berharap hasil dari monev ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. “Alhamdulillah saat ini Desa Plumbon sendiri masuk ke posisi 16 besar dari 412 Desa di Kabupaten Cirebon untuk pelaksanaan pengelolaan anggaran 2024 dan tertib administrasinya. ini pencapaian yang tidak mudah,” ujar Sukiba.
Dari hasil capaian tersebut maka pihaknya akan terus mengelola dan menggunakan anggaran sesuai prosedur yang seharusnya. Apalagi di tahun 2025, ADD akan ada peningkatan untuk digunakan merealisasikan setiap perencanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Dengan adanya monev, kami dapat lebih memahami apa saja yang perlu ditingkatkan agar program-program yang direncanakan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat Plumbon,” katanya.
Kegiatan Monev berjalan lancar, dengan terlaksananya monev ini, diharapkan Desa Plumbon dapat terus berkembang lebih baik serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Haryudi)


