Muspika Karangpawitan Sambangi Warga PGRI Cabang Karangpawitan, Ada Apa?

399

dutapublik.com, GARUT – Camat Karngpawitan, Drs. Dadi Dzakari, M.Si., Danramil 1102/Krp Kapten Caj (K) Muji Rahayu, Kapolsek Karangpawitan Polres Garut Kompol Saifuddin Hamzah S.Pd., M.Pd., beserta Kanit Propam Aiptu Dani Christian, Aipda Sri Suwondo, Aipda Andi Setiawan, Bripka Eko Anto dan Bripka Supriadin, menghadiri acara silaturahmi PGRI Cabang Karangpawitan.

Acara silaturahmi warga PGRI cabang Karangpawitan dalam rangka HUT PGRI ke-77 dan HGN tahun 2022 dilaksanakan di halaman gedung GOR PGRI Kecamatan Karangpawitan serta dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Garut H. Mahdar, Muspika Kecamatan Karangpawitan, para Guru yang tergabung di PGRI, para Guru yang telah masuk masa purna bakti, pini sepuh PGRI Kecamatan Karangpawitan dan undangan lainya. Rabu (30/11).

Silaturahmi warga PGRI Cabang Karangpawitan dalam rangka menyambut HUT PGRI ke-77 dan HGN membawa tema Guru bangkit pulihkan pendidikan indonesia kuat indonesia maju. 

Dalam sambutanya Ketua PGRI Cabang Karangpawitan Drs. Arip Ginanjar mengatakan, terima kasih kepada ketua PGRI yang telah memperjuangkan kami sebanyak 3326 orang tenaga sukwan berubah status menjadi P3K, dan khususnya di Kecamatan Karangpawitan sebanyak 115 berubah Status, dan semoga mereka segera mendapat haknya sesuai dengan yang di harapkan oleh kita semua.

Lebih lanjut, Arip mengatakan, PGRI merupakan wadah yang di di dalamnya para guru yang harus bisa mencerdaskan bangsa. tuturnya. 

Kapolsek Karangpawitan Polres Garut Kompol Saifuddin Hamzah S.Pd., M.Pd., dalam kesempetan itu menyampaikan bahawa kita seperti ini berkat jasa guru, oleh sebab itu saya ucapkan terima kasih kepada para guru yang telah menjadikan saya jadi seperti ini, dan kebetulan saya sendiri besic awal dari pendidikan.

Kapolsek pun menekankan kepada para guru khususnya di karangpawitan jangan takut akan apa yang sedang viral terkait apa yang dilakukan oleh para guru terhadap siswanya, apabila ada siswa yang dianggap nakal ibu bapak guru bisa lapor ke kami, biar kami yang memberi pengarahan pada mereka dan Kapolsek pun menyayikan lagu selamat ulang tahun dari salah satu band terkenal di Indonesia yang disambut meriah oleh para guru, disambung dengan Danramil 1102/Krp di todong untuk menyanyi yang dan disambut semua sesepuh PGRI ikut joget bersama.

Ketua PGRI Kabupaten Garut Drs. H. Badar mengatakan dalam UUD Nomor 14 Tahun 2005, disitu sudah jelas guru harus propesiol, guru harus dilindungi, saya ucapakan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Karangpawitan yang sudah siap mengayomi para guru.

Di kesempatan itu, H. Badar melantunkan Pupuh yang tidak bisa dijawab oleh para guru yang akhirnya, H. Badar mengatakan bahwa siswa di karangpawitan tidak diajarkan pupuh.

“Selanjutnya guru itu harus propesional, evektif, prodisip psikomotor dalam melaksanakan tugasnya,” tandasnya. ( YM / MD ). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *