dutapublik.com, MADINA –
Kegiatan pembangunan baru SPAM jaringan perpipaan Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara dengan kontraktor pelaksana Paradise Park, Nomor Kontrak 602/SP/TK/PPK-CK/SPAM/DPUPR/2024, dengan nilai kontrak sebesar RP. 2.920.920.141,00. Tanggal kontrak 05 juni dan tanggal mulai pengerjaan 06 Juni 2024. Dan masa pelaksanaan 150 (Seratus lima puluh ) hari kalender.
Program SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) tentunya sangat dibutuhkan masyarakat Desa Mompang Julu, apalagi dalam musim kemarau hampir seluruh sumur warga mengalami kekeringan sehingga sulit bagi warga untuk mendapatkan air bersih.
Namun sangat disayangkan proses kegiatan penggalian pipa air dilakukan dengan cara merusak sebagian rabat beton jalan yang mengakibatkan pinggir jalan rusak.
Lubis warga Mompang Julu mengatakan sangat bersyukur atas pembangunan SPAM ada di desanya namun apakah teknis pelaksaaan kegiatan ini harus menghancurkan rabat beton yang sudah ada mengakibatkan masyarakat resah atas penggalian tersebut. “Kita khawatir nantinya pihak pelaksana kegiatan tidak melakukan proses pengecoran kembali nantinya apabila sudah selesai,” ucap Lubis saat diwawancarai oleh media ini.
Di tempat terpisah Miswar pihak pelaksana kegiatan saat dikonfirmasi via whatsapp menjelaskan
penggalian terhadap jalan rabat beton bukan pengerusakan. “Nanti setelah selesai kegiatan penggalian nantinya akan kita cor kembali untuk menutup jalan rabat beton yang kita gali,” ujar Miswar.
“Kita sudah melakukan kordinasi dengan pemerintah desa atas kegiatan penggalian pada jalan rabat beton, pihak perusahaan nantinya bertanggung jawab atas kegiatan tersebut,” tutup Miswar.
Sementara itu Kepala Desa Mompang Julu masih belum bersedia memberikan keterangan atas koordinasi pihak pelaksana kegiatan tersebut.
Lubis warga Desa Mompang Julu berharap kepada pihak pelaksana kegiatan agar memperbaiki kembali kerusakan badan jalan rabat beton yang terjadi di beberapa titik termasuk pondasi jalan. (Tim)



