dutapublik.com, PEKANBARU – Upaya pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus digencarkan sebagai bagian dari program pemberdayaan warga binaan. Salah satu kegiatan unggulan yang saat ini dikembangkan adalah pelatihan peternakan ayam kampung, yang tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kemandirian bagi para peserta.
Program ini dimulai dengan penyampaian pelatihan dasar mengenai teknik beternak ayam kampung, mulai dari persiapan kandang, pemilihan pakan, hingga cara menjaga kesehatan ternak. Dengan pendampingan instruktur dan petugas pembinaan, warga binaan secara bertahap mempraktikkan langsung pengelolaan ternak menggunakan metode sederhana namun efektif.
Setiap hari, para peserta terlibat aktif dalam merawat ayam-ayam tersebut mulai dari memberikan pakan, membersihkan kandang, hingga memantau perkembangan pertumbuhan ternak. Melalui aktivitas ini, mereka diajarkan pentingnya kedisiplinan, ketekunan, serta kerja sama tim.
Program peternakan ayam kampung ini tidak sekadar menjadi sarana pengisi waktu, tetapi juga membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki bekal keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya. Hasil ternak yang berkembang baik menjadi bukti nyata bahwa kegiatan pembinaan ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kemandirian dan kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Rumbai berharap program ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih konstruktif, edukatif, dan penuh kesempatan bagi warga binaan. (NH)





