Pemdes Leilem Dua Kebut Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung Olahraga Dan Pengecoran

107

dutapublik.com, MINAHASA – 
Pemerintah Desa Leilem Dua, Kecamatan Sonder, mengoptimalkan Dana Desa tahap pertama tahun 2025 untuk mendukung program ketahanan pangan, yang bertujuan mewujudkan swasembada pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Program ini berfokus pada dua komoditas unggulan, yakni tanaman hortikultura dan usaha peternakan.
Hukum Tua Rudy Lontaan menjelaskan bahwa komoditas hortikultura yang dikembangkan adalah tanaman jagung. Sementara untuk sektor peternakan, desa memilih usaha ternak babi sebagai fokus utama.

“Keduanya menjadi andalan dalam program ketahanan pangan desa kami,” ujar Rudy.

Pengelolaan program ketahanan pangan ini akan ditangani langsung oleh pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan transparan.

Selain itu, mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2025, pembangunan fisik akan dilanjutkan dengan penyelesaian gedung sarana olahraga dan peningkatan infrastruktur jalan permukiman. Salah satu kegiatan yang tengah dikebut adalah pengecoran jalan sepanjang 100 meter di samping Pastori Gereja GMIM Imanuel.

“Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan aksesibilitas bagi masyarakat,” jelas Rudy.

Di sisi lain, untuk mendukung kegiatan ekonomi desa, Koperasi Merah Putih di Desa Leilem Dua telah resmi terbentuk melalui proses musyawarah khusus.
“Pengurus dan pengawas koperasi telah terpilih dan saat ini tengah menunggu pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM. Kami optimis koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa ke depan,” pungkasnya.

(Effendy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *