dutapublik.com, JAKARTA – Syafrudin Budiman, S.I.P., Ketua Umum DPP Partai UKM Indonesia mengapresiasi Kepolisian yang berhasil menangkap Muhammad Kace yang menjadi pelaku penistaan agama. Dikatakan Gus Din sapaan akrabnya, bagaimana pun Muhammad Kace telah merusak toleransi yang terus diperkuat dan dipererat.
“Salut dan apresiasi kepada Kapolri dan jajarannya yang telah bergerak cepat menangkap Muhammad Kace di Bali. Pelaku (Muhammad Kace_red) telah menghina dan melecehkan Nabi Muhammad SAW yang menjadi junjungan umat Islam,” ucapnya dalam keterangan pers, pada Rabu (25/8) di Jakarta.
Seperti diketahui, Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil menangkap YouTuber Muhammad Kace alias Muhammad Kece. Ia terlibat dalam konten penistaan agama lewat unggahannya. Penangkapan itu, dilakukan di sekitar wilayah Bali.
Menurut Gus Din sosok intelektual muda ini, penistaan agama bisa berakibat adanya benturan antara Islam dengan Kristen. Di mana, penistaan agama oleh Muhammad Kace terlihat membenturkan Yesus dengan agama Islam yang bisa menimbulkan rasa kebencian antar agama.
“Penistaan agama ini adalah bukti ada orang yang ingin merusak nilai-nilai toleransi di Indonesia,” kata pria yang dicalonkan Partai UKM Indonesia sebagai Cawapres 2024 ini.
Dijelaskannya, Partai UKM Indonesia berharap Kepolisian menyelidiki dan menahan Muhammad Kace yang telah melakukan upaya pecah belah toleransi antar agama. Bahkan, tindakan Muhammad Kace bisa merusak Kebhinekaan dan Persatuan Indonesia.
“Negara Indonesia berideologi Pancasila dan terimplementasi melalui UUD 1945. Negara Indonesia memang bukan negara agama dan bukan negara liberal, akan tetapi negara Indonesia adalah negara berketuhanan. Kalau ada yang mau merusak kerukunan agama, harus dihukum berat,” tuturnya.
Partai UKM Indonesia meminta Kepolisian memeriksa dan menyelidiki motif dan tujuan Muhammad Kace.
“Muhammad Kace harus disidik apa saja motifnya dan apakah ada dugaan keterlibatan pihak intelijen asing. Sebab banyak pihak yang tidak senang dengan kerukunan agama yang berjalan baik di Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut Gus Din menyampaikan, kepada seluruh masyarakat dan pemuka agama di Indonesia untuk semakin solid dan menjaga kerukunan umat. Kejadian penistaan agama yang dilakukan Muhammad Kace adalah cobaan kecil terhadap ruang kebhinekaan dan keberagaman.
“Antar umat beragama harus semakin kuat dalam membangun toleransi, kerukunan dan keberagaman. Jangan mudah terprovokasi dan berikan kepercayaan kepada Kepolisian mengusut tuntas,” pungkasnya. (AViD)





