dutapublik.com, GARUT – Milangkala Asgar Puser yang ke 8 digelar di Situs Budaya Situ Bagendit Banyuresmi Kabupaten Garut, pada Minggu (9/1), yang saat ini sudah mencapai 90% tahap Revitalisasi untuk memperindah kawasan wisata dan menarik pengunjung baik dari Garut Atau luar Garut.
Dalam Gelaran tersebut, dihadiri tamu undangan dari berbagai Paguyuban dan Padepokan Sunda yang ada di Kabupaten Garut dan dari luar Kabupaten Garut, diantaranya Cianjur, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung, Sumedang dan Majalengka.
Dalam gelaran acara tersebut, juga dimeriahkan oleh berbagai pentas kesenian sunda oleh para pelaku seni Sunda, diantaranya Tari Jaipongan, Pencak Silat dan Debus. Pentas kesenian tersebut mendapatakan perhatian dari masyarakat sekitar Situ Bagendit dan pengunjung yang hadir.

Keterangan Gambar 2: Atraksi Debus Paguyuban Lingas
Dan yang paling meriah dan sangat menegangkan yaitu pementasan atraksi Debus yang sangat ekstrem yang disuguhkan para ahli Debus dari Paguyuban Lingas yang dipimpin Aki Semar, seperti pertunjukan aktrasi main golok, mandi beling, makan bara api dan main simso yang tentunya dengan adanya seni pertunjukan ini acara semakin meriah dan mengundang perhatian banyak penonton dari berbagai wilayah khususnya Garut.
Dalam sela-sela gelaran acara tersebut, Wa Joe selaku Sekertaris Paguyuban Asgar mengatakan kepada awak media, bahwa gelaran acara Sawindu Asgar ini mengambil tema Mapag Ca’ang Karahayuan.
“Bekerja sama dengan Dinas Parawisata dan Budaya Kabupaten Garut yang nanti juga akan tampil dalam rangka memeriahkan Hari jadi Kabupaten Garut,” ujarnya. (Yaman)






