dutapublik,com, CIREBON – Belakangan ini, media dihebohkan oleh perkara budayawan Cak Nun yang mengatakan Jokowi adalah Firaun mendapatkan banyak respon beragam dari berbagai kalangan.
Walaupun sudah diklarifikasi oleh Cak Nun atas kesalahannya dan memohon maaf atas ucapannya dengan dalih lepas kontrol ataupun kesambet membuat persoalan ini tidak ada selesainya.
Berbagai kalangan yang merespon hal tersebut diantaranya adalah Pegiat Sejarah Cirebon Raden Hamzaiya.
Dirinya mengaku sedikit terkejut mendengar informasi yang beredar sehingga mencari kebenarannya dikhawatirkan video tersebut dipotong.
“Ya pastinya saya terkejut,” debutnya, Jumat (20/1).
Namun dirinya tidak terlalu banyak berkomentar, mengingat di satu sisi cak nun dengan pemikiran budayanya begitu banyak memiliki pengaruh.
”Mungkin saja ada kesalahan kata, kita ambil hikmah baiknya saja, sebagai pembelajaran untuk lebih berhati-hati, ” ujarnya.
”Mungkin pandangan saya mengutip dari perkataan Gus miftah, ya secara pribadi menyangkan hal tersebut, namun dengan posisi dimana beliau banyak memberikan pengaruh kebudayaan yang begitu besar, mari kita bersama sama mengambil hikmah yang terjadi saat ini,” tutupnya. {Hans).





